Jadwal SIM Keliling Bantul 7 Juli 2026 di Manding, Kuota Cepat Habis
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Rizal Abdul Aziz, warga Salakan, Trihanggo, Gamping, menunjukkan kartu BPJS Kesehatan miliknya, Kamis (15/10/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Semua orang berharap tetap sehat dan tidak menggunakan Kartu BPJS Kesehatan. Namun bagaimana jika kesehatan tiba-tiba terganggu? Rizal Abdul Aziz, warga Salakan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, mengaku baru pekan lalu untuk pertama kali menggunakan layanan BPJS Kesehatan. "Seumur-umur baru sekali saya menggunakan kartu itu. Karena tiba-tiba ada gejala seperti hernia sehingga saya harus periksa ke dokter spesialis," katanya, Kamis (15/10/2020).
Karena belum memiliki pengalaman menggunakan layanan JKN BPJS Kesehatan, Rizal kemudian berinisiatif untuk mencari informasi melalui Internet. "Setelah tahu prosedurnya, saya kemudian ke faskes pertama yakni ke puskesmas untuk meminta rujukan karena di puskesmas tidak ada dokter spesialis," katanya.
Saat tiba di puskesmas, Rizal juga mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan. "Selama mengikuti prosedur tidak ada kesulitan. Awalnya saya waswas apakah layanannya sesuai informasi yang beredar di Internet atau bakal ribet. Ternyata tidak ada kesulitan," katanya.
Setelah mendapatkan surat rujukan, ia bergegas ke rumah sakit rujukan tidak jauh dari tempat tinggalnya. Di rumah sakit dia mendapatkan pelayanan sesuai prosedur. "Layanannya tidak berbelit-belit. Mereka juga sudah tahu setelah surat rujukan saya serahkan, dan selanjutnya saya diperiksa oleh dokter spesialis," katanya.
Setelah pemeriksaan kesehatan selesai dan mendapatkan jadwal untuk kontrol, Rizal pulang tanpa harus membayar biaya administrasi dan pemeriksaan, termasuk obat-obatan. "Asalkan sesuai prosedur ternyata semua berjalan mudah," katanya.
Dia menilai, keberadaan program BPJS Kesehatan sangat membantu bagi pekerja seperti dirinya dengan penghasilan tidak seberapa. Buat menabung saja, kata Rizal, dia masih kesusahan sehingga menjadi peserta BPJS Kesehatan semua layanan kesehatan bisa semakin mudah.
"Jadi program BPJS ini sangat membantu. Tidak bisa dibayangkan kalau tidak menjadi peserta BPJS biaya yang ditanggung pasti banyak. Soalnya harus kontrol beberapa kali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul Juli 2026 lengkap. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
Sebanyak 3.680 mahasiswa UIN Jogja dilepas KKN 2026. BPJS Ketenagakerjaan beri jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
KPK mendalami dugaan pengumpulan uang dari 914 petani di Kuansing untuk pengurusan pelepasan kawasan hutan seluas 1.828 hektare.
Penelitian mengungkap kebiasaan scanning yang disebut menjadi salah satu kunci Lionel Messi tetap tajam di Piala Dunia 2026 pada usia 39 tahun.