27 Orang Tewas dalam Dua Penembakan Massal di Afrika Selatan
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com. BANTUL—Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul meminta kepada para petani di wilayahnya untuk lebih bersabar dan tidak terburu-buru bercocok taman, menyusul adanya dampak fenomena anomali iklim La Nina. Petani harus cermat agar tidak mengalami gagal panen sebagai efek dari tingginya curah hujan dampak La Nina.
“Kami minta petani jangan terburu-buru menanam. Kami sendiri masih terus memantau perkembangan dari BMKG,” kata Kasi Produksi Pertanian Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (P2KP) Bantul, R Bimo Ari Wibowo, Jumat (16/10/2020).
Menurut Ari, sejauh ini jawatannya belum mendapatkan kepastian dari BMKG sehingga belum merekomendasikan kepada petani untuk mulai menanam padi.
“Lebih baik menunggu perkembangan dulu. Jangan sampai sudah ditanam, ternyata hujannya menghilang,” kata dia.
BACA JUGA: Pertama dalam Sejarah, Penerbang Balon Udara Liar Diseret ke Pengadilan
Di samping itu, Ari juga meminta kepada para petani untuk mengantisipasi adanya hama dan penyakit tanaman di musim penghujan. Biasanya semua komoditi, baik tanaman pangan, maupun hortikultura, sangat dipengaruhi curah hujan.
“Karena jika nantinya hujan sering terjadi pada pagi hari, akan berdampak pada tergenangnya lahan pertanian. Ini perlu diantisipasi, jangan sampai mengakibatkan kebanjiran dan gagal panen,” paparnya.
BACA JUGA: Sempat Diduga Mabuk, Sopir Mobilio Laka Maut Jalan Magelang Dinyatakan Negatif Alkohol
Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas, mengungkapkan musim hujan ditambah fenomena La Nina akan menambah intensitas curah hujan hingga 40%. Pada dasarian III Oktober, musim penghujan akan memasuki wilayah Kota Jogja, Bantul, dan Sleman bagian selatan.
Jika bersamaan dengan adanya La Nina, BMKG memperkirakan akan terjadi cuaca ekstrem, yang ditandai hujan lebat, angin kencang lebih dari 45 km/jam, dan petir.
Pada cuaca normal, curah hujan yang terjadi dalam sehari adalah 50 milimeter.
“Pada bulan Oktober, curah hujan hanya 100-150 milimeter setiap bulannya. Tetapi, saat La Nina bisa bertambah 40 persen,” ucap Reni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.