Profil Mendagri Tito Karnavian, Prestasi dan Kontroversi Saat Jadi Kapolri
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim kemarau menuju musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memperingatkan kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Peringatan tersebut disampaikan seiring wilayah DIY dan sekitarnya yang mulai memasuki masa peralihan musim pada November 2026. Kondisi ini juga berpotensi memicu hujan dengan sejumlah dampak yang perlu diantisipasi masyarakat.
Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Feriomex Hutagalung, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca selama periode tersebut.
"Waspadai potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim, seperti hujan lebat yang disertai petir, dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu," kata Feriomex dalam keterangan di Jogja, Minggu.
Ia mengingatkan hujan yang turun bersama angin kencang berpotensi menyebabkan genangan hingga pohon tumbang. Masyarakat juga diminta tidak berteduh di bawah pohon ketika kondisi tersebut terjadi.
"Antisipasi dampak hujan berupa genangan dan pohon tumbang. Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang," katanya.
Wisatawan Pantai Selatan Diminta Waspadai Gelombang Tinggi
Selain potensi hujan dan angin kencang, BMKG juga mengingatkan adanya ancaman gelombang tinggi di perairan selatan DIY. Kondisi laut tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir maupun wisatawan yang berkunjung ke pantai.
BMKG mengimbau wisatawan menghindari aktivitas di bibir pantai ketika gelombang tinggi terjadi. Pengunjung juga diminta mengikuti arahan petugas demi mengantisipasi risiko akibat kondisi gelombang laut.
"Wisatawan diimbau menghindari aktivitas di bibir pantai dan mematuhi arahan petugas, terutama saat gelombang tinggi," ujarnya.
Dinamika Atmosfer Picu Potensi Hujan di DIY
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mencatat suhu muka laut atau Sea Surface Temperature (SST) di Laut Jawa dan Samudra Hindia selatan Jawa berkisar 26-28 derajat Celcius.
Sementara itu, anomali suhu muka laut berada pada kisaran minus 2,0 hingga 0,0 derajat Celcius. Wilayah konvergensi atau pertemuan dan perlambatan massa udara juga terpantau memanjang di sepanjang Pulau Jawa.
BMKG turut mengidentifikasi gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) yang secara spasial berpotensi memengaruhi aktivitas konvektif di wilayah DIY. Pengaruh tersebut diperkirakan berlangsung pada siang hingga malam hari.
Dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer tersebut, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY selama 9-11 November 2026. Adapun tinggi gelombang di perairan selatan DIY diperkirakan mencapai 2,5 meter.
Prakiraan Cuaca DIY 9-11 November 2026
Berikut rincian prakiraan hujan dan gelombang laut di wilayah DIY berdasarkan informasi BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta:
1. Senin, 9 November 2026
Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Sleman bagian utara, Kulon Progo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY diperkirakan berkisar 1,25-2,5 meter atau masuk kategori sedang.
2. Selasa, 10 November 2026
Potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.
Tinggi gelombang laut di perairan selatan DIY masih diperkirakan berkisar 1,25-2,5 meter atau kategori sedang.
3. Rabu, 11 November 2026
Potensi hujan sedang masih berpeluang terjadi di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian utara, Bantul bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara.
Untuk kondisi perairan selatan DIY, tinggi gelombang diprakirakan tetap berada pada kisaran 1,25-2,5 meter atau kategori sedang.
BMKG mengingatkan masyarakat agar memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama selama masa peralihan musim. Kewaspadaan juga diperlukan bagi wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai selatan DIY mengingat potensi gelombang laut sedang hingga 2,5 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.
Yuliana Winata, ibunda pendiri Artha Graha Network Tomy Winata, meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2026).
Sebanyak 194 tumpeng dikirab menuju puncak Gunung Tidar dalam Merti 2026 yang mengangkat pesan spiritual, budaya, dan pelestarian lingkungan.
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,28 triliun untuk membuka rekening gratis bagi 25,16 juta warga desil 1 hingga 4.
PMI asal Cililin, Bandung Barat, Sri Nurhaida Pratiwi, ditemukan selamat di UEA. Pemulangan menunggu proses pemeriksaan kepolisian.
Korlantas Polri menegaskan kabar SIM seumur hidup adalah hoaks. Masa berlaku SIM tetap lima tahun sesuai UU Lalu Lintas.