Kasus Femisida Seksual di Indonesia Meningkat Sepanjang 2025
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Dua nelayan di Pantai Ngandong, Desa Tepus, Kecamatan Tepus, merapikan jaring yang digunakan untuk menangkap ikan, Kamis (13/2/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Beberapa hari terakhir, nelayan kawasan Pantai Drini Gunungkidul sedang panen hasil tangkapan ikan layur. Hasil tangkapan lebih dari satu kuintal dalam sekali melaut dengan perahu motor tempel.
Petugas timbang Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Drini Budi di Gunungkidul, Selasa (20/10/2020), mengatakan panen ikan jenis layur sejak awal Oktober 2020, dan diperkirakan hingga beberapa hari mendatang.
"Nelayan rata-rata menjual ke TPI sebanyak satu kuintal per hari. Belum jenis ikan yang lainnya," kata Budi.
Baca Juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan, Polda DIY Salurkan 1.200 Bibit Pohon Cengkeh di Kulonprogo
Ia mengatakan hasil tangkapan ikan layur yang sudah dibeli di TPI Drini, langsung dikirim ke Cilacap, Jawa Tengah. Di TPI Drini ada empat pengepul yang membeli ikan khusus layur. Harga layur hitam Rp20.000 per kilogram, kuning Rp27.000 per kilogram dan kecil Rp12.000 per kilogram.
"Kami pernah sehari menerima 3 ton ikan dari nelayan. Ikan ini untuk memenuhi permintaan dalam negeri, dikirim juga ke luar negeri," kata dia.
Budi mengatakan, ada belasan nelayan setiap hari mencari ikan di kawasan pantai selatan Gunungkidul yang bersandar di Pantai Drini. Untuk beberapa hari terakhir, selain ikan bawal, juga ikan lainnya didapatkan para nelayan.
"Saat musim ikan seperti ini, seluruh nelayan melaut. Hal ini untuk mengantisipasi musim paceklik ikan dengan pendapatan yang minim," katanya.
Baca Juga: Dengan BPJS, Masalah Kesehatan Lebih Terjamin
Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto mengatakan kondisi gelombang dan angin saat ini memang tengah bersahabat. Sehingga nelayan bisa melakukan aktivitas menangkap ikan dengan maksimal. Pihaknya tetap mengimbau kepada nelayan untuk tetap menggunakan pelampung.
"Meski kondisi angin dan gelombang sangat bagus, kami mengimbau kepada nelayan untuk memakai pelampung sebagai alat pelindung diri," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
ILRC mencatat kasus femisida seksual di Indonesia meningkat pada 2025. Korban didominasi anak perempuan hingga perempuan muda.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.