Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo, saat melakukan aksi penanaman pohon di kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove Pantai Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Senin (19/10/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polda DIY menyalurkan 1.200 bibit pohon cengkeh untuk ditanam di seluruh kapanewon di Kulonprogo. Kegiatan yang melibatkan Pemkab Kulonprogo, Kodim 0731, dan Polres Kulonprogo itu merupakan salah satu upaya Polda DIY dalam menciptakan ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi Covid-19.
“Ini dilakukan karena di masa pandemi seperti sekarang, kita harus bersinergi dan bahu membahu membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas ketahanan pangannya. Salah satunya dengan memberikan bibit cengkeh dan buah-buahan untuk nantinya bisa dipelihara sehingga hasilnya dapat dinikmati untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat di Kulonprogo,” ucap Dirbinmas Polda DIY, Kombes Pol Anjar Gunadi, seusai penyaluran pohon secara simbolis di kawasan Objek Wisata Hutan Mangrove Pantai Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Senin (19/10/2020).
Anjar mengatakan cengkeh dipilih karena cocok dengan struktur tanah di Kulonprogo. Di samping itu, perawatan pohon ini terbilang mudah dan lebih tahan terhadap serangan hama. Tanaman asli Indonesia ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga diharapkan dengan penanaman ini dapat menciptakan ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarat.
Ribuan bibit bantuan itu disalurkan ke 12 kapanewon di Bumi Menoreh melalui bhabinkamtibmas dan babinsa. Selanjutnya, koramil dan polsek di seluruh kapanewon melakukan aksi penanaman pohon bersama-sama.
Selain memberikan bantuan bibit cengkeh, dalam kegiatan ini juga dilakukan penanaman pohon buah jambu dan mangga di kawasan Pantai Pasir Kadilangu serta penyerahan 150 bungkus sembako secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini juga terkait dengan program Kampung Tangguh Nusantara (KTN) yang memiliki lima pilar utama yaitu, tangguh ekonomi, tangguh kesehatan, tangguh kamtibmas, tangguh pendidikan dan tangguh informasi,” ujarnya.
Bupati Kulonprogo Sutedjo menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya penyaluran bantuan bibit cengkeh yang nantinya ditanam secara serentak itu sejalan dengan gerakan menanam di pekarangan atau disingkat Gempar yang sekarang sedang dikampanyekan Pemkab Kulonprogo. Ia pun berharap, di musim hujan seperti ini, tanaman cengkeh dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang bermanfaat untuk masyarakat.
“Ini mendukung upaya ketahanan pangan di Kulonprogo dan mengisi masa pandemi Covid-19 agar kita tetap semangat dan punya spirit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.