OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sesosok mayat ditemukan di Sungai Progo oleh warga yang hendak menambang pasir.
Seorang perempuan warga Bulu RT 104 RW 039, Giripurwo, Girimulyo, Kulonprogo ditemukan tewas di aliran Sungai Progo yang berada di Pedukuhan Ngemplak, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Selasa (27/10/2020).
Pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut dugaan kematian korban.
Penemuan mayat perempuan itu dibenarkan oleh Kasubag Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jefry, saat dikonfirmasi awak media.
Diketahui, perempuan yang bernama Trubus (79) tersebut meninggal akibat hanyut dibawa aliran derasanya aliran Sungai Progo.
“Memang benar, ada penemuan mayat perempuan di Sungai Progo,” kata Jefry.
Dari laporan yang diterima, korban kali pertama ditemukan oleh saksi bernama Sukarjo. Saat itu Sukarjo, yang merupakan warga setempat, hendak menambang pasir di lokasi.
Setibanya di lokasi, Sukarjo melihat korban sudah dalam kondisi mengambang di aliran Sungai Progo.
Seketika korban langsung dibawa ke tepian untuk selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.