Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Logo UGM./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Tokoh agama kontroversial Felix Siauw batal memberikan ceramah di acara yang digelar UGM.
Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya memberikan komentar terkait pembatalan pengajian di Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM yang mengundang Ustaz Felix Siauw. Ada alasan yang disampaikan kampus tersebut.
"Kami ingin ya lebih ke menjaga kenyamanan semua pihak," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2020) malam.
Menurut dosen Fakultas Filsafat tersebut, kajian keagamaan yang mengundang Felix Siauw tersebut dikhawatirkan menimbulkan pro dan kontra di UGM. Dimungkinkan kontroversi tersebut tidak saja timbul di internal UGM, tetapi juga dari eksternal.
Apalagi Felix Siauw selama ini dikenal sebagai sosok yang kontroversial. Dalam banyak ceramahnya, Felix Siauw dikenal kerap menyampaikan tentang khilafah, sehingga dilabeli sebagai tokoh radikal.
Namun, lanjut Iva, rektorat UGM tidak akan memanggil pihak penyelenggara pengajian dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM. Rektorat hanya meminta fakultas tersebut membatalkan acara dalam rangkaian Obgyn Week 2020 yang digelar secara daring tersebut.
"Enggak ada pemanggilan. [Kontroversi felix siauw] yang jadi pertimbangan [pembatalan], biar nyaman semua," ujarnya.
Sebelumnya beredar poster pengajian Departemen Obstetri dan Ginekologi FKKMK UGM yang mengundang Felix Siauw. Acara tersebut rencananya digelar pada Kamis (29/10/2020) secara daring dengan tema "Muhammad Al Fattih, Teladan dalam Kepemimpinan".
Poster tersebut viral saat akun Twitter @tolakbigotnkri mencuitkan protesnya kepada UGM, Senin (26/10/2020) lalu. Akun ini menyinggung UGM dan menyebutnya kekurangan referensi ulama yang moderat dan progresif, sehingga harus mengundang Felix Siauw dalam acara di UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.