Kisah Paskibraka Nasional 2026: Melawan Minder hingga ke Istana
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Mbah Benu imam jemaah Masjid Aolia Gunungkidul. /Harian Jogja Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, JAKARTA—Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau kepada masyarakat agar tidak menghujat KH Ibnu Hajar alias Mbah Benu imam jemaah Masjid Aolia Gunungkidul yang menetapkan Hari Raya Idulfitri selisih 5 hari dari ketetapan umat Islam pada umumnya. MUI menilai ketetapan itu tidak sesuai syariat Islam dan menyelisih pendapat ulama mayoritas yang memiliki otoritas keilmuan.
Zainut mengajak masyarakat agar tidak menghujat atau mengolok-olok Mbah Benu. Bisa jadi jamaah Aolia berbuat seperti itu karena ketidaktahuan mereka. Sudah menjadi tugas MUI dan ormas Islam lainnya untuk mengingatkan dan memberikan pemahaman ajaran agama yang benar.
BACA JUGA : Jemaah Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idulfitri Pagi Ini, Ikuti Perintah Mbah Benu
"Beragama itu harus berdasarkan sunah, tidak boleh hanya berdasarkan hawa nafsu atau selera pribadi pemimpinnya yang tidak memiliki otoritas ilmu agama, tetapi jangan menghujat," katanya, Senin (8/4/2024).
Ketetapan pemimpin jamaah Aolia dalam menentukan awal Ramadan dan awal Syawal tidak menggunakan dalil atau dasar hukum yang bisa dipertanggungjawabkan. "Keyakinan jamaah Aolia tersebut tidak ada landasan syariat dan fikihnya sama sekali," ujarnya.
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni'am Sholeh mengatakan bahwa perbedaan ketetapan jamaah Aolia merupakan sebuah kesalahan yang sangat perlu untuk diingatkan. "Kasus di sebuah komunitas di Gunungkidul itu jelas kesalahan, perlu diingatkan," kata Ni'am.
BACA JUGA : Mbah Benu Imam Jemaah Aolia Bangun Musala Menghadap Pantai Selatan Ngobaran Gunungkidul
Dia mengatakan bahwa kepercayaan yang diyakini oleh Mbah Benu imam jemaah Aolia tersebut perlu dikaji lebih lanjut. Jika hal tersebut merupakan ketidaktahuan masyarakat, maka harus segera diingatkan. Akan tetapi, apabila praktik keagamaan tersebut dilakukan dengan sadar dan penuh keyakinan, maka harus diluruskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.