BPJS Ketenagakerjaan Ajak Ibu-Ibu di Jogja Jadi Kader Pelindung Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengenalkan PERISAI Jaga Warga kepada calon kader ibu-ibu untuk memperluas perlindungan pekerja informal.
Sejumlah pengunjung menikmati permainan air di Tlogo Putri Kaliurang, Sabtu (31/10/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 di destinasi wisata di Sleman kurang mulus. Jaga jarak paling sulit dilaksanakan.
Berdasarkan pengamatan Harian Jogja di Tlogo Putri Kaliurang, Sabtu (31/10/2020), wisatawan banyak yang tidak memerhatikan aspek jaga jarak. Sementara, beberapa wisatawan tidak disiplin menggunakan masker atau memakai masker hanya di bagian dagu. Pengelola melalui pengeras suara selalu mengingatkan Cita Mas Jajar (cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak), tetapi pesan tersebut tak digubris.
“Kami masih merasa aman kalau bersama keluarga. Jadi kalau masalah jaga jarak tidak terlalu masalah karena kami pakai masker,” ujar Rina Wijayanti, warga Klaten, salah seorang pengunjung Tlogo Putri.
“Sebenarnya kami tetap berupaya mematuhi prokes. Cuma kadang atau sering lupa juga kalau sudah di lokasi wisata. Apalagi bareng teman-teman saat berfoto bersama, ya sudah kumpul bareng habis itu mencar lagi," ujar pengunjung lainnya, Andri, wisatawan asal Semarang, Jawa Tengah.
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan dibandingkan kewajiban memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun, penerapan jaga jarak minimal antarpengunjung wisatawan masih sulit diterapkan.
“Kalau sudah di destinasi memang perlu kerja sama banyak pihak, dari pengunjung, penyedia jasa, petugas, sampai masyarakat sekitar,” kata Evie kepada Harian Jogja.
Dia mengingatkan agar para penyedia jasa dan pelaku usaha wisata harus senantiasa mengingatkan untuk mematuhi prokes. Misalnya, pengunjung yang patuh prokes diberi hadiah atau kejutan sementara yang melanggar dingatkan atau diumumkan. “Bukan untuk mempermalukan tetapi untuk mengingatkan. Tanpa ada yang saling cerewet untuk mengingatkan ya agak repot. Baiknya di tempat yang banyak orang berkumpul, diingatkan terus menerus soal Cita Mas Jajar menggunakan pengeras suara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengenalkan PERISAI Jaga Warga kepada calon kader ibu-ibu untuk memperluas perlindungan pekerja informal.
MenPPPA Arifah Fauzi mengajak Wanita Syarikat Islam memperkuat kemandirian ekonomi, mencegah kekerasan, dan melahirkan pemimpin perempuan.
Erick Thohir menyampaikan surat Presiden Prabowo kepada Gianni Infantino sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap kepemimpinan FIFA.
Harga emas Pegadaian Sabtu (24/10/2026) bervariasi untuk Antam, Galeri 24, dan UBS. Simak harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 24 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber