Urus Paspor Kini Bisa di Gunungkidul, Tak Perlu ke Kota Jogja
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Seluruh pasangan calon kepala daerah di pilkada Gunungkidul saat mendeklarasikan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam berkampanye di Bangsal Sewokoprojo, Kota Wonosari, Rabu (4/11/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI—Ketua Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto mengingatkan kepada empat pasangan calon kepala daerah untuk menaati protokol kesehatan. Hal ini disampaikan saat pelaksanaan deklarasi kepatuahan terhadap protokol kesehatan di Bangsal Sewokoprojo, Rabu (4/11/2020).
“Jangan sampai ada kluster penularan Corona dari pilkada. jadi, kami meminta kepada paslon berkomitmen untuk mematuhi protokol kesehatan selama berkampanye,” kata Tri kepada wartawan, kemarin.
Menurut dia, penerapan protokol kesehatan dalam kampanye sangat penting guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. “Inilah kenapa kami gelar deklarasi kepatuhan yang menghadirkan seluruh paslon agar bisa benar-benar membantu dalam upaya mencegah penyebaran virus. Salah satunya dengan komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Disinggung mengenai potensi pelanggaran, Tri mengakui hingga sekarang belum ada peserta yang ditegur. Meski demikian, ia tidak menampik paslon masih ada yang belum tertib pada saat menyelenggarakan kampanye tatap muka dengan masyarakat. Hanya saja, hal tersebut masih belum masuk kategori pelanggaran karena saat diingatkan paslon bisa mematuhinya. “Ketika ada potensi pelanggaran protokol kesehatan seperti adanya kerumunan atau peserta tidak memakai masker langsung diingatkan pengawas dan mereka mau menaati sesuai dengan protokol,” katanya.
“Pilkada harus berjalan dengan aman, lancar dan juga sehat. oleh karenanya dibutuhkan partisipasi dari semua pihak.”
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bupati Gunungkidul, Badingah. Menurut dia, penyebaran virus corona masih menjadi ancaman karena penularan belum hilang di masyarakat. Untuk itu, ia berharap kepada seluruh pasangan untuk memberikan contoh kepada warga dalam upaya mematuhi dan berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Mari bersama-sama cegah penyebaran virus corona,” katanya.
Badingah menuturkan selama kampanye juga berjalan dengan lancar. Ia un mengajak kepada seluruh pasangan untuk memulai menggunakan fasilitas kampanye daring dan tidak hanya mengandalkan model tatap muka. “Paling banyak memang tatap muka, tapi harus mulai diperkenalkan kan banyak mediannya seperti Zoom Meeting dan lain sebagainya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Layanan paspor kini hadir di MPP Dhaksinarga Gunungkidul, memudahkan warga tanpa perlu ke Kota Yogyakarta atau Sleman.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2