SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Kevikepan Yogyakarta Keuskupan Agung Semarang angkat bicara terkait pemberitaan 18 paroki di Sleman dikaitkan dengan pasangan calon (paslon) tertentu pada Pilkada Sleman. Kevikepan menilai jika berita tersebut sama sekali tidak mewakili sikap gereja Katolik.
Vikep DIY Romo Adrianus Maradiyo Pr melalui rilis yang diterima Harian Jogja, mengatakan sikap gereja Katolik dalam hal politik tegas. Gereja tidak pernah menyatakan mendukung salah satu paslon kontestan Pilkada saja namun gereja menerima siapa saja yang datang dan bersilaturrahmi dalam usaha bersama mewujudkan peradaban kasih dan tercapainya kesejahteraan umum.
"Keputusan politik untuk memilih berada di masing-masing pribadi yang mempunyai tanggungjawab moral dan politik sebagai warga negara. Kelompok-kelompok orang Katolik tidak pernah bisa mewakili sikap Gereja dalam menentukan sikap dan pilihan politik tertentu," katanya, Kamis (5/11/2020).
Baca juga: NU Makin Solid, 18 Paroki di Sleman Beri Dukungan untuk DWS-ACH
Diberitakan sebelumnya, Koordinator Jaringan Katolik (Jarkatol) Sleman, Kari Tri Adji mengatakan umat Katolik siap mendukung dan bergerak untuk membantu NU. "Pada Pilkada Sleman tahun ini, NU punya gawean. Karena saudara tua kami sedang punya hajat, maka kami akan membantu NU. Selama ini kami juga sering dibantu oleh NU," katanya.
Menurut Kari, dukungan 74.200 jemaat dari 18 paroki di Sleman untuk membantu NU bukan tanpa pemikiran matang. Dukungan tersebut diberikan bukan hanya masalah balas jasa umat Katolik kepada NU, tetapi lebih dari pada itu. Paslon nomor satu, katanya bukan paslon abal-abal.
"Secara sejarah, afiliasi politik umat katholik memang ke PDIP, tapi saat bicara NU faktanya mereka yang sering membantu kami. Kami, seluruh paroki di Sleman kompak untuk mendukung paslon nomor satu, DWS-ACH,"katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.