Jepang Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Nagatomo Kembali
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Pengerjaan proyek pelebaran Jembatan Puren, Condongcatur, Depok, Kamis (12/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN--Proyek pelebaran Jembatan Puren, Condongcatur, Depok, Sleman mulai dikerjakan. Selain untuk mempermudah akses kendaraan yang melintas, proyek ini juga bertujuan untuk mengurai titik kemacetan yang sering terjadi.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman Achmad Subhan mengatakan proyek pelebaran jembatan tersebut saat ini mulai dilakukan. Selama proyek pelebaran jembatan dilakukan, akses ke lokasi ditutup untuk sementara waktu.
"Penutupan akses jalan ke lokasi sudah dimulai tapi masih bisa dilewati, akses terbatas diatur oleh petugas," kata Subhan kepada Harian Jogja, Kamis (12/11/2020).
BACA JUGA : Baru Selesai Diperbaiki, Talut Jembatan Kenet di Bantul
Menurut Subhan, kondisi jembatan Puren yang sempit sering menyebabkan akses kendaraan dari dua arah tersendat. Lebar jembatan hanya empat meter sehingga kendaraan yang melewati jembatan dilakukan secara bergantian. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya kemacetan di persimpangan jalan tersebut.
"Volume kendaraan yang melewati jembatan terutama pagi dan sore, apalagi liburan sangat tinggi. Agar manuver kendaraan bisa leluasa, kami akan lebarkan jembatan menjadi setidaknya badan jalannya selebar 8 meter," katanya.
Jika lebar jembatan yang memadai, lanjut Subhan, diharapkan mampu memecahkan kemacetan yang sering terlihat pada jam-jam sibuk. Ia berharap masyarakat untuk bersabar jika akses jalan ke lokasi ditutup sewaktu-waktu. Alasannya, proyek tersebut memiliki tujuan jangka panjang dan dilakukan untuk kepentingan masyarakat. "Kalau jembatan selesai dibangun, akses kendaraan akan semakin lancar seperti pada empat jembatan lainnya di sisi Timur Selokan Mataram," ujarnya.
Proyek tersebut, lanjutnya ditargetkan selesai pada 20 Desember mendatang. Adapun anggarannya antara Rp400 juta hingga Rp500 juta. "Proyek infrastruktur yang dikerjakan tidak hanya aspek teknis tetapi juga non teknis yang ada di sekitar lokasi proyek. Mulai dari pipa PDAM, tiang listrik, kabel optik, dan lain sebagainya. Kami sudah berkoordinasi dengan para pemilik untuk segera dipindah," ujar Subhan.
BACA JUGA : Jembatan Kalibogor Mendesak Diperbaiki
Dijelaskan Subhan, selain jembatan Puren pihaknya juga akan melebarkan jembatan Beji dan Rejodani. Hal itu dilakukan untuk mempermudah akses jalan bagi masyarakat karena ditiga jembatan tersebut mobilitas kendaraan yang lewat cukup tinggi. "Untuk perbaikan Jembatan Merah (Condongcatur) kemungkinan baru bisa dilaksanakan tahun 2022. Masalah yang dihadapi soal ahli waris sudah selesai hanya saja anggarannya baru tersedia pada 2022 mendatang," katanya.
Diakuinya, masa pandemi Covid-19 berdampak juga pada proyek pembangunan di Sleman karena pemerintah lebih fokus pada penanganan Corona. Pasa tahun ini, bidang Bina Marga hanya menyisakan 21 paket pekerjaan dari awalnya 105 paket.
"Ada beberapa kegiatan yang kami gelar sebelum ada Covid-19. Ada sekitar lima paket di antaranya peningkatan Jembatan Ngipik, dan ruas jalan Kaliduren-Sumber, serta pemeliharaan berkala tiga ruas jalan," kata dia.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi proyek mendukung langkah Pemkab melebarkan Jembatan Suren. Pasalnya selama ini keberadaan jembatan tersebut dinilai vital tidak hanya oleh masyarakat tetapi juga pengguna jalan secara umum.
BACA JUGA : Jembatan Pekik Jamal Kulonprogo Rusak, Warga Berharap
"Ini menjadi salah satu jalur alternatif dan akses masyarakat ke sejumlah lokasi. Jadi memang sepatutnya dilebarkan," kata Widodo, warga setempat.
Diakuinya, jika pada jam-jam padat seperti pagi dan sore sering terjadi penumpukan kendaraan yang ingin melintasi jembatan. Terutama dari sisi Utara. Hal ini dikarenakan lebar jembatan hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan saja.
"Karena lebar jembatan sempit sering terjadi kemacetan. Yang bisa melintas gantian, misalnya dari arah Utara dulu kemudian diganti dari Timur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Yuto Nagatomo kembali, sementara Mitoma dan Minamino absen karena cedera.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.