Jembatan Pekik Jamal Kulonprogo Rusak, Warga Berharap Perbaikan

Warga melintasi jembatan Pekik Jamal, yang menghubungkan Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates dengan Kalurahan Bojong, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, Selasa (15/9/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
15 September 2020 14:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Jembatan Pekik Jamal yang menghubungkan Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Wates, dengan Kalurahan Bojong, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, rusak. Warga sekitar berharap jembatan itu bisa segera diperbaiki.

Marinem, 55, warga Ngestiharjo, Wates mengatakan Jembatan Pekik Jamal sudah rusak sejak lima tahun terakhir. Aspal yang melapisi jembatan itu bolong di beberapa titik. Langkan jembatan juga banyak yang rusak. Akibatnya, sering terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi ini.

BACA JUGA: Muncul Wisata ala Jepang di Tepi Sungai Opak Bantul & Kini Viral

"Sudah tidak terhitung [jumlah kecelakaan], saking rusaknya jembatan membuat warga harus lebih berhati-hati kalau lewat situ," ucap Marinem saat ditemui di sekitar Jembatan Pekik Jamal, Selasa (15/9/2020).

Marinem berharap jembatan yang melintang di atas Bendung Pekik Jamal, Sungai Serang ini bisa segera diperbaiki. Sebab selain jadi jalur alternatif, tak jauh dari lokasi jembatan juga terdapat Pasar Gejlik yang selalu ramai didatangi masyarakat setiap pagi. Warga Ngestiharjo dan sekitarnya biasa berkunjung ke pasar tersebut lewat jembatan Pekik Jamal. Selain itu, jembatan juga jadi akses menuju Pondok Pesantren Al Ma'unah Bojong, serta jalan utama bagi warga yang mencari rumput dan sekolah.

BACA JUGA: Viral Video Panitia Ospek Marah-Marah Gegara Ikat Pinggang, Warganet Malah Ingat Arya Wiguna dan Suzana

Jika kerusakan tak kunjung diperbaiki, angka kecelakaan di jembatan selebar dua meter dengan panjang 60 meter itu bisa kian meningkat. "Kami cuma pengin jembatan ini bisa diperbaiki, minimal nambal yang bolong-bolong biar lebih aman kalau lewat," kata Marinem.

Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengatakan telah meninjau kondisi Jembatan Pekik Jamal pekan lalu. Namun, Pemkab Kulonprogo tidak bisa berbuat banyak karena pengelolaan jembatan ini langsung ditangani Pemda DIY.

"Sebenarnya fungsi utama jembatan ini kan sebagai jembatan untuk mengontrol saluran irigasi di Bendungan Pekik Jamal, tapi kan oleh warga juga digunakan sebagai jalan. Oleh karena itu kami harap pemerintah provinsi bisa menindaklanjuti kondisi jembatan tersebut, atau membuat jembatan baru yang khusus untuk akses warga sesuai DED yang sudah dibuat Pemda DIY," kata Fajar.