UGM Lantik 620 Insinyur, Diingatkan Bijak Gunakan AI
UGM melantik 620 insinyur baru dan menekankan pentingnya etika profesi serta tanggung jawab moral di tengah pesatnya perkembangan AI.
Pengerjaan proyek revitalisasi Tugu Jogja, Oktober 2020. /Harian Jogja-Desy Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Dobel proyek yang tengah dikerjakan di kawasan Tugu dipatok rampung sesuai target telah ditentukan. Proyek pedestrian Jln. Jenderal Sudirman maupun proyek bebas kabel udara di simpang Tugu sampai saat ini diangka lebih dari 50 persen pengerjaan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja, Hari Setyowacono menyampaikan jika proses pengerjaan simpang Tugu ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Selama pengerjaan kawasan simpang Tugu terjadi sedikit pengalihan arus. Penutupan arus ke utara dilakukan karena dinilai tidak memungkinkan. "Kami memang berupaya tidak menutup, tapi paling tidak ada pengalihan-pengalihan. Kalau sisi yang utara jelas tutup, karena tidak bisa untuk akses kan itu," jelasnya pada Selasa (17/11/2020).
Baca juga: Kepanewon Jadi Pusat Penggerak Ekonomi dan Budaya Masyarakat
Sisi selatan Tugu telah rampung dikerjakan. Hari menjelaskan jika saat ini sisi selatan tinggal menunggu usia beton. Kendaraan tertentu bisa melintas sampai usia beton dirasa cukup kuat secara konstruksi. "Paling tidak kendaraan roda dua dulu yang bisa menginjak. Nanti bertahap nanti roda empat ringan. Karena kita juga harapannya tidak menutup lalu lintas tapi pekerjaan ya rampung," tuturnya.
Perihal rekayasa akses selama pengerjaan di simpang Tugu, Hari mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan dengan Dishub. Salah satu yang menjadi bagian dari koordinasi adalah penyediaan ruang bagi kendaraan melintas.
"Paling tidak kami kasih ruang, ruang di situ berarti kalau agak sempit beraktivitas untuk motor. Modelnya kami kasih ruang. Usia beton dua minggu kan sudah bisa dilewati, tetapi maksimalnya tiga minggu sudah usia yang ideal. Tapi dua minggu sudah bisa [dilewati," terangnya.
Hari menyebut jika proyek simpang Tugu saat ini menjadi 60 - 65 persen dari progres pengerjaan. Sehingga hari berharap proyek dapat selesai sesuai target yakni 19 Desember 2020. "Saya berharap begitu, paling tidak sesuai dengan kontrak," ujarnya.
Baca juga: Satgas Covid-19 Dinas Perdagangan Bantul Mulai Beroperasi
Upaya memastikan proyek bisa rampung tepat waktu diceritakan Hari akan dilakukan proses pengerjaan lembur. "Kami minta polanya adalah lembur, kan tidak mengenal malam itu kan ya untuk mengejar. Misalnya siang pas hujan, malam terang kan bisa bisa dikerjakan, polanya seperti itu," jelasnya.
Sementara itu terkait progres pengerjaan pedestrian Jln. Jenderal Sudirman, Hari menyebut sudah sampai 55 - 60 Persen pengerjaan. Terkait penurunan kabel listrik belum dilakukan karena masih terus berkoordinasi dengan PLN. "Belum turun, makanya kita dengan pln terus koordinasi untuk segera menurunkan kabel yang di simpang itu. Kita selalu koordinasi. Sebetulnya kan kabel ya ditanam dulu , begitu kabel sudah nanti kan otomatis yang atas aliran ya di salurkan ke bawah, modelnya begitu," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM melantik 620 insinyur baru dan menekankan pentingnya etika profesi serta tanggung jawab moral di tengah pesatnya perkembangan AI.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.