Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Bupati Sleman Sri Purnomo saat meresmikan Gedung Sasana Kapti Kapanewon Depok, Selasa (17/11/2020)./Harian Jogja- Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN - Selain menjadi pusat pelayanan, Kepanewon diharapkan menjadi pusat budaya dan aktivitas perekonomian masyarakat. Dengan demikian pengembangan kapanewon diharapkan mampu mendorong, memfasilitasi dan menumbuhkan perekonomian dan budaya masyarakat.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan konsep pengembangan pembangunan kantor kapanewon yang dikembangkan Pemkab Sleman berorientasi pada perwujudan kapanewon sebagai pusat pelayanan, aktivitas perekonomian masyarakat dan juga pusat budaya. "Pengembangan kantor kapanewon ini bertujuan untuk mendorong, memfasilitasi dan menumbuhkan perekonomian dan semaraknya dinamika budaya masyarakat di wilayahnya," ujar Sri saat meresmikan Gedung Sasana Kapti Kapanewon Depok, Selasa (17/11/2020).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh bupati di Pendopo Kantor Kapanewon Depok. Selain peresmian Gedung Sasana Kapti, dalam kesempatan tersebut bupati didampingi meresmikan taman keluarga yang terletak di samping Gedung Sasana Kapti. Taman keluarga ini merupakan sarana ruang terbuka hijau di lingkungan Kapanewon Depok.
Sri mengatakan keberadaan Gedung Sasana Kapti tersebut juga menjadi showroom bagi produk UMKM di wilayah Depok. Keberadaannya menjadi wujud nyata dari pemerintah untuk mendukung dan mempromosikan produk-produk UMKM. "Kami berkomitmen untuk ikut membantu penjualan produk-produk karya UKM dan mengakamodir potensi dan produk unggulan dari Kelompok Wanita Tani se Kapanewon Depok," kata Sri.
Selain itu, Sri juga mengatakan dengan adanya sekretariat bersama di Gedung Sasana Kapti ini, diharapkan dapat lebih menggiatkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan khususnya di Depok. "Dengan adanya Sekber ini, keterlibatan generasi muda dalam organiasasi sosial kemasyarakat yang ada di Kapanewon Depok akan semakin meningkat karena telah memiliki gedung Sekber yang representatif," harapnya.
Sementara itu, Panewu Depok Abu Bakar menjelaskan gedung tersebut dibangun sejak 2019 dan baru diresmikan saat ini. Pembangunan gedung tersebut juga sebagai upaya mewujudkan Kapanewon Depok sebagai pusat pelayanan. "Gedung Sasana Kapti yang diresmikan ini merupakan sarana yang difungsikan sebagai showroom bagi produk UKM di wilayah Depok, sekaligus menjadi Sekretariat bersama bagi relawan [PMI, Kwartir Ranting Pramuka dan Radio Antar Penduduk Indonesia] yang berada di Depok," katanya.
Abu menambahkan, dalam peresmian tersebut juga digelar festival angkringan yang melibatkan puluhan pedagang angkringan di wilayah Kapanewon Depok. Puluhan angkringan yang dilibatkan dalam festival tersebut juga dilombakan baik dari rasa maupun penampilannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Komnas HAM mendorong pengusutan tuntas kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja. Polisi buka peluang tersangka bertambah.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.