Advertisement

Efisiensi Anggaran, Bantul Target PAD Lewat Dividen BUMD

Yosef Leon
Jum'at, 20 Februari 2026 - 13:27 WIB
Maya Herawati
Efisiensi Anggaran, Bantul Target PAD Lewat Dividen BUMD Foto ilustrasi rapat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah berlanjutnya efisiensi anggaran dengan mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menaikkan setoran dividen dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah optimalisasi PAD Bantul ini menjadi strategi untuk menutup potensi kekurangan anggaran akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD).

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan pemerintah daerah harus memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, termasuk sektor usaha milik daerah, guna menjaga keberlanjutan program pembangunan.

Advertisement

"Kami terus mencari tambahan pendapatan daerah, ini hampir tiap hari kami bicara tentang itu, Transfer ke Daerah (TKD) kami turun dan bagaimana agar PAD naik. Maka BUMD kami target untuk setor dividen lebih tinggi lagi," kata Halim, Kamis (19/2/2026).

Ia menjelaskan sejumlah BUMD di Bantul telah mempresentasikan rencana program dan strategi usaha untuk meningkatkan pendapatan. Pemerintah daerah optimistis berbagai langkah inovasi yang dirancang akan berdampak positif terhadap peningkatan PAD Bantul.

"Baik itu Bank Bantul, PDAM dan Aneka Dharma kami dorong untuk terus berinovasi serta bahu-membahu dalam menghadapi tantangan fiskal ini," ungkapnya.

Direktur Bisnis Bank Bantul Rangga Kurniawan menyampaikan sebagai perusahaan milik daerah, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk mendukung program pemerintah daerah, termasuk dalam meningkatkan kontribusi dividen kepada Pemkab Bantul. Ia menyebut rencana bisnis perusahaan telah dipaparkan sejak awal tahun dan diyakini berjalan sesuai target.

"Program yang kami rencanakan tentu masih berproses dan kami sebagai perbankan tentu mengerti apa indikator-indikator yang harus kami tekan dan hadapi ke depan," jelasnya.

Rangga menambahkan pada tahun ini Bank Bantul menargetkan kenaikan setoran dividen sekitar delapan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, ia tidak merinci besaran dividen yang disetorkan pada tahun lalu.

"Kenaikan itu tidak terlalu tinggi bagi kami dan tentunya akan terus kami evaluasi dan kawal rencana-rencana yang sudah ditetapkan," katanya.

Upaya peningkatan PAD Bantul melalui optimalisasi kinerja BUMD ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas fiskal, termasuk melalui penguatan sektor perbankan daerah, layanan air minum, serta unit usaha lainnya yang dikelola pemerintah daerah untuk menopang pendapatan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

BNPB Intensif Tangani Banjir Grobogan dan Demak

BNPB Intensif Tangani Banjir Grobogan dan Demak

News
| Jum'at, 20 Februari 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement