Manhattan hingga Queens Versi Jogja Viral di TikTok
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Proses penyidikan dugaan penggunaan mobil dinas oleh salah satu pejabat di Bantul saat debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul kedua akhirnya dihentikan.
Alasannya, syarat materiil untuk penyidikan mobil dinas tersebut tidak terpenuhi. “Intinya di sentra Gakkumdu [Penegakan Hukum Terpadu] DIY menyatakan kasus tersebut berhenti. Karena syarat materiil yang ada tidak terpenuhi,” kata Anggota Bawaslu Bantul Divisi SDM, Organisasi Data dan Informasi Bawaslu Bantul, Nuril Hanafi, Kamis (26/11/2020).
BACA JUGA : Ini Besar Modal Awal Abdul Halim dan Suharsono untuk
Lebih lanjut Nuril mengungkapkan, syarat materiil yang tidak terpenuhi tersebut adalah adanya perbedaan data mobil. Di mana, mobil yang digunakan saat debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul kedua adalah Nissan. Namun, setelah dicek plat nomor hitam yang digunakan oleh mobil tersebut adalah Toyota Innova.
“Itu kan plat merah yang dihitamkan. Kami juga cek ke Polres, ternyata nomor rangkanya juga beda. Oleh karena itu syarat materiilnya tidak terpenuhi, meskipun syarat formilnya kemarin sudah terpenuhi,” lanjut Nuril.
Menurut Nuril, pihaknya memang sengaja menyerahkan penyidikan dan penyelesaian kasus dugaan penggunaan mobil dinas ke Bawaslu dan Gakkumdu DIY. Alasannya, meski kasus itu adalah temuan dari Bawaslu Bantul di lapangan, namun lokasi temuan berada di Sleman.
“Untuk itu kemarin kami limpahkan ke Bawaslu DIY. Dan telah ditindak lanjuti, sebelum akhirnya dihentikan,” ungkap Nuril.
BACA JUGA : PILKADA BANTUL: Persiapan Matang Dilakukan Dua Paslon
Meski kasus dugaan penggunaan mobil dinas dihentikan, namun Bawaslu Bantul memastikan proses penyidikan dua video viral terkait dugaan money politik oleh paslon di Pilkada 2020 tetap dilanjutkan.“Masih dalam proses tindak lanjut kami. Masih dibahas di tingkat sentra Gakkumdu Bantul. Nanti akan kami sampaikan hasilnya. Harapan pekan ini selesai. Karena hari ini masih klarifikasi juga,” katanya.
Ketua Bawaslu Bantul Harlina menyatakan ada sekitar 3 orang telah diminta keterangan terkait dengan dua video video viral terkait dugaan money politik oleh paslon di Pilkada 2020. Hanya saja, Harlina masih enggan membuka suara, terkait dengan siapa saja yang telah diperiksa.
“Saat ini masih dalam proses klarifikasi,” kata Harlina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.
KPK menggeledah Kanwil Pajak Surakarta dan sejumlah lokasi di empat daerah terkait kasus pajak Banjarmasin. Emas 1,3 kg turut disita.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.