Cristian Chivu Bawa Inter Raih Double Winner Lagi
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.
Gapura Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah langkah dilakukan oleh pengelola objek wisata di Bantul menyambut liburan Natal dan Tahun Baru 2021. Selain tidak menggelar acara atraksi wisata, mereka juga lebih memperketat penerapan protokol kesehatan, guna mencegah penularan Covid-19.
Pengelola Puncak Sosok Rudy Haryanto mengatakan, pihaknya sengaja tidak menggelar atraksi wisata untuk menyambut wisatawan saat liburan Natal dan Tahun Baru 2021. Selain karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, baik Dinas Pariwisata dan Satpol PP Bantul terkait dengan pengetatan protokol kesehatan di tempat tersebut.
“Pengetatan protokol kesehatan kami maksimalkan. Personel kami juga kami tambah. Selain itu, kami juga menyediakan alternatif tempat, sebagai antisipasi membludaknya pengunjung,” katanya, Minggu (29/11/2020).
Baca juga: Semalam, Terdengar 2 Kali Suara Guguran di Merapi
Alternatif tempat yang dimaksud oleh Rudy ini adalah disediakannya lokasi untuk menampung pengunjung yang biasanya terkonsentrasi di panggung utama. Di mana, selama pandemi Covid-19, pengelola Puncak Sosok, sengaja melakukan pembatasan jumlah kapasitas di area utama. Jika sebelum Covid-19, area panggung utama mampu terisi 2.000 orang, maka selama pandemi Covid-19 hanya diisi maksimal 1.500 orang.
“Itu kenapa kami siapkan lokasi alternatif yang tidak jauh dari lokasi tersebut. Kami juga tidak ingin melonggarkan penerapan protokol kesehatan di tempat ini,” lanjutnya.
Selain itu, Rudy mengungkapkan, sampai kini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat terkait operasional objek wisata. Sebab, diakuinya, pada Desember ada beberapa momen yang dipastikan akan sedikit banyak berpengaruh terhadap pengoperasionalan objek wisata di tempat tersebut.
“Salah satunya adalah adanya pemilihan kepala desa. Untuk itu, kami masifkan komunikasi, baik kepada calon yang maju maupun sejumlah pihak. Karena kami tidak ingin hal ini akan berdampak pada pengoperasionalan objek kami,” jelasnya.
Baca juga: Tahap Pertama, DIY Dijatah 2,2 Juta Vaksin Covid-19
Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengakui tidak ada pengajuan atraksi wisata yang akan digelar di objek wisata di Bantul. Hal ini dikarenakan, para pengelola objek wisata sudah memahami jika masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Kendati demikian, Annihayah memperkirakan ada 5.000-10.000 pengunjung datang ke sejumlah objek di Bantul pada liburan akhir tahun. “Sementara untuk malam pergantian tahunnya kemungkinan bisa sampai 10.000-12.000 pengunjung,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.