Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA- DIY akan mendapat kuota 2,2 juta vaksin pada tahap pertama. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie usai mengikuti video konferensi persiapan penyediaan vaksinasi covid-19 DIY dari kompleks Kantor Gubernur DIY, Jumat (27/11/2020).
Pembajun menjelaskan pada tahap pertama, DIY akan diberikan kuota sebanyak 2,2 juta vaksin. Meski demikian, ia menegaskan data ini belum final, sehingga masih bisa berubah. Ia juga belum bisa memprediksi target realisasi vaksin.
"Harus dipahami, bahwa ini data yang belum fiks, data terus berjalan, artinya bisa semakin banyak atau berkurang. Tergantung kriteria, jumlah penduduk yang 18-59 tahun, tidak memiliki komorbid, tidak pernah terpapar covid-19, dan tidak sedang menderita penyakit infeksi," jelasnya.
Baca juga: Sepi Pembeli, Pembuat Kostum Pentas Seni di Kulonprogo Buka Jasa Sewa
Terkait dengan peruntukkan vaksin, ia menjelaskan pihaknya masih menunggu juknis dari pusat. “Informasi yang kita dapatkan sementara adalah satu orang itu dua vaksin, diberikan dengan periode tertentu. Dengan adanya juknis itu, kita akan melaksanakan sesuai dengan prosedurnya,” katanya.
Harapannya, segera bisa dilaksanakan simulasi, semisal lebih bagaimana pengiriman vaksin tersebut, siapa yang harus mengamankan, siapa yang harus melaksanakan atau vaksinatornya, lalu institusinya, teknis setelah divaksin bagaimana.
Dengan adanya vaksin, ia mengingatkan bukan berarti penerapan protokol kesehatan lantas diabaikan. "Setelah vaksinasi itu juga tidak bisa kita kembali seperti dulu lagi, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.
Kepala Dinas Kominfo DIY Rony Primanto Hari menuturkan bahwa sejauh ini, Pemda IDY masih menunggu datangnya vaksin, sembari melakukan persiapan, seperti sosialisasi dan sebagainya. “Sebab saat ini, pemahaman soal vaksinasi itu sendiri masih kurang. Jadi perlu diadakan edukasi terkait dengan vaksin," tuturnya.
Baca juga: BST APBD Kota Jogja Rp300.000 per KK Diharapkan Cair Desember
Kementerian Kominfo kata dia, akan menyiapkan basis data yang nantinya digunakan sebagai saran untuk vaksin, supaya tidak ada penyalahgunaan vaksin agar vaksin dapat menyebar merata sesuai dengan peruntukannya.
Dalam video konferensi tersebut, Menteri Kesehatan, Terawan, menjelaskan roadmap strategi pelaksanaan vaksinasi covid-19 tingkat nasional terbagi ke dalam tiga tahap yakni persiapan atauperencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi.
"Tahapan persiapan meliputi survei, pendataan, peningkatan kapasitas SDM, hingga perumusan anggaran. Untuk pelaksanaannya termasuk distribusi, pelayanan vaksinasi, dan operasional sistem informasi. Di samping itu, untuk tahapan akhirnya adalah pencatatan, pemantauan pra, survei cakupan, hingga cost effective analysis," ujarnya.
Ia mengungkapkan telah dilakukan survei mengenai status penerimaan vaksin covid-19. Hasilnya menunjukkan 64,8% masyarakat menerima vaksin, 7,6% menolak, serta 27,6% menyatakan tidak tahu. Survei kesediaan juga dilakukan pada responden dari seluruh provinsi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.