Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Unggahan di instagram Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia UNY. /Ist- tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA- Banyak lomba yang diikuti hingga dimenangkan oleh mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), ternyata berangkat dari dari lingkaran kecil dan diskusi perihal karya sastra.
Hal itu diungkapkan Kepala Suku KMSI (Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia), Raihan Robby. Ia menyebutkan pada Oktober 2020, dalam sebulan ada 6 perlombaan yang diikuti oleh mahasiswa Sastra Indonesia dan mereka berhasil memenangkan 12 kategori lomba dari total lomba yang diikuti.
Lomba yang diikuti ada yang berkelompok dengan mengatasnamakan KMSI atau divisi di dalamnya, ada juga dari individu mahasiswa. Meski diikuti sebagian mahasiswa, prestasi ini tetap menjadikan semua anggota KMSI bersukacita.
Baca juga: Ratusan Pemuda Diterjunkan untuk Sosialisasi Protokol Kesehatan
Robby mengatakan banyak dari lomba yang diikuti itu berawal dari lingkaran kecil dan diskusi perihal karya sastra. "Awalnya lingkaran ini berangkat dari keresahan. Di lingkaran ini kami mengadakan diskusi perihal karya sastra, kritik dan saran karya teman-teman,” ungkapnya, dikutip dari web resmi UNY, Selasa (1/12/2020).
Adapun sejak pandemi banyak lomba digelar berbagai pihak, tapi menurutnya, para mahasiswa seperti masih takut untuk show up karya. Dari lingkaran diskusi kecil yang mereka gelar, ternyata bisa membawa sebagian dari mereka untuk mengikuti bahkan bisa memenangkan lomba.
Karenanya, Robby berharap teman-temannya mengikuti diskusi-diskusi kecil tersebut agar dapat memunculkan keberanian untuk berkarya.
Baca juga: MK Tunda Sidang Uji Materi UU Ciptaker karena Covid - 19
Dalam proses keikutsertaan lomba, baik individu maupun kelompok, Robby menegaskan tidak ada paksaan. “Tidak ada paksaan untuk mereka ikut lomba. Kita menawarkan siapa yang mau belajar kepenulisan, lalu hasil dari belajar tersebut dilombakan. Tahapannya memang bukan lomba dulu, tapi diskusi terlebih dahulu,” ujarnya.
Salah satu lomba yang diikuti mahasiswa Sastra Indonesia adalah Festival Sastra Mursal Esten V Universitas Negeri Padang. Empat kategori lomba dimenangkan oleh mahasiswa Sastra Indonesia, salah satunya juara pertama kategori lomba cipta naskah drama yang dimenangkan oleh Raihan Robby sendiri.
”Aku senang banget sih pastinya. Lomba-lomba ini bukanlah tujuan utamanya. Lomba ini hanyalah langkah pertama agar selanjutnya teman-teman saya berani berkarya,” pungkas Robby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : www.uny.ac.id
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.