WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Selasa (3/11/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Warga DIY diminta untuk tetap berpartisipasi dalam pilkada meski dalam kondisi pandemi.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan meski saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, ia berharap masyarakat tetap mau meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam pilkada. “Partisipasi menggunakan hak pilihnya, karena ini penting untuk masa depan kabupaten,” katanya, Senin 97/12/2020).
Siapa pun yang menang, ia berharap pilkada dapat berjalan sebagaimana mestinya, dengan mengoptimalkan peran Bawaslu dan KPU. “Saya berharap tidak ada money politik, agar masyarakat bisa berpartisipasi dengan baik,” kata dia.
sementara itu Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji menanggapi terus melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah ini.
Ia menuturkan dengan masih tingginya penambahan kasus harian, masyarakat diharapkan benar-benar perhatikan protokol Kesehatan, terutama dalam poin kerumunan, yang masih sering diabaikan.
“Seperti kemaren sabtu ada event vespa, yang datang mungkin diundang, tapi yang mengundang itu yang tidak tepo-tepo. Dia diberi izin sekian, yang datang sekian banyak. Penyelenggara event tidak boleh begitu karena memancing pertumbuhan [kasus] covid,” ujarnya, Senin (7/12/20200.
Ia berpesan kepada masyarakat DIY yang hendak liburan agar mengutamakan liburan di destinasi wisata di dalam DIY dan menghindari berwisata keluar kota. “Kalau mau wisata tertentu di Jogja saja. Mereka lebih tahu kondisi sesungguhnya kalau di daerah sendiri,” katanya.
Di samping itu, tim Penegakan Hukum GUgus Tugas Penanganan Covid-19 kata dia, juga akan meningkatkan preverensi pengawasan ke tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan, untuk menindak dan memberi sanksi jika terjadi pelanggaran protokol Kesehatan.
Menjelang pilkada, pihaknya sudah minta agar protokol Kesehatan ditegakkan, terutama dalam tiga waktu krusial, yakni pemungutan suara, penghitungan suara dan selebrasi kemenangan. “Bagaimana penanganannya kita sudah keluarkan instruksi kepada bupati walikota dan pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.
MotoGP berencana terapkan aturan satu motor mulai 2027 demi efisiensi biaya. Simak dampaknya terhadap strategi balap dan nasib prosedur flag-to-flag.