Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Kerusakan di salah satu sisi saluran Selokan Mataram pada Rabu (9/12/2020) menyebabkan aliran air dari Bendung Karangtalun dimatikan sementara untuk identifikasi./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) menutup sementara pintu air Selokan Mataram di Bendung Karangtalun pada Rabu (9/12/2020) mulai pukul 09.00 WIB. Belum diketahui pasti sampai kapan aliran Selokan Mataram akan dimatikan.
Ketua Satgas Bencana BBWSSO Pramono mengatakan aliran air ditutup karena salah satu bagian saluran Selokan Mataram rusak. Kerusakan itu berpotensi menyebabkan jebolnya saluran di hulu bangunan saluran Van der Wijck di Dusun Beteng, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman.
BACA JUGA: Istri Gusti Prabu Dimakamkan di Makam Keluarga Kraton dengan Standar Covid-19
"Kami akan melakukan penanganan darurat secepatnya bekerja sama dengan Pemkab Sleman," ungkapnya ketika dikonfirmasi pada Rabu siang.
Saluran Selokan Mataram selama ini digunakan untuk mengairi lahan pertanian dan kolam budidaya perikanan. BBWSSO meminta pengertian semua pihak yang selama ini memanfaatkan sumber air ini.
"Kami prioritas penanganan darurat dahulu agar kerusakannya tidak melebar," ujarnya.
Menurutnya, kerusakan pada salah satu bagian saluran air ini disebabkan pengikisan di bagian dinding saluran. Untuk memastikan kerusakannya, jawatan ini mematikan saluran air.
BACA JUGA: Agus, Anak Dalang Kondang di Sleman Bawa Kabur Ratusan Juta di Kasus Jual Beli Mobil
Pramono menyatakan sudah berkoordinasi dengan BPBD Sleman, DPUPKP Sleman, serta DPUP-ESDM DIY.
BBWSSO sementara ini telah menyiapkan 15 buah geobag berukuran 2 x 2 meter. Dari informasi yang ia terima, Pemkab Sleman juga akan membantu 500 buah sandbag dan dua lembar terpal, sementara dari DPUP-ESDM DIY akan membantu 500 buah sandbag.
Sementara itu, Kepala DPUPKP Sleman, Taupiq Wahyudi mengaku belum dapat memastikan sampai kapan pematian air yang akan berdampak ke pengairan di Sleman. "Sementara ini staf kami baru cek ke lokasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Studi terbaru ungkap larangan orang tua pada teman anak bisa merusak persahabatan dan berdampak pada emosi.
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Trump dikabarkan mempertimbangkan serangan baru ke Iran di tengah negosiasi diplomatik dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah.
Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan di tengah gejolak global saat menghadiri panen raya udang di Kebumen.
Mini Museum PSS Sleman hadir di Stadion Maguwoharjo, menyajikan perjalanan 50 tahun Super Elja lewat koleksi bersejarah.