Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Suasana pemakaman BRAy Roswarini Prabukusumo di Makam Keluarga Kraton ngayogyakarta Hadiningrat, Rabu (9/12/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA-Suasana haru meliputi prosesi pemakaman Bendara Raden Ayu (BRAy) Roswarini Prabukusumo, di Makam Keluarga Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kotagede, Rabu (9/12/2020) pagi. Pemakaman dilakukan denagn standar Covid-19.
Almarhum yang merupakan istri GBPH Prabukusumo (Gusti Prabu) atau adik ipar Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengkubuwono X ini meninggal dunia di RSUP Dr Sardjito pada Selasa (8/12/2020) pukul 19.30 WIB malam.
Sejumlah kerabat terlihat menghadiri pemakaman, salah satunya Haka Astana. Mantan Kapolda DIY ini mengucapkan terima ksaih yang tak terhingga kepada masyarakat yang telah ikut mengantar jenazah ke peristirahat terakhir. “Mewakili kelaurga kalau ada salah mohon dimaafkan dan didoakan agar amal di dunia diterima Allah,” ujanrya.
Baca juga: 6 Anggota FPI Ditembak Mati Polisi, Mantan Waka BIN: Ada Misi Khusus Atau Kecerobohan Petugas
Mantan Walikota Jogja, Herry Zudianto, yang juga merupakan kerabat almarhum, turut menghadiri prosesi pemakaman. Ia menjelaskan saat ini suami almarhum, Gusti Prabu, kondisinya baik, sehat dan sudah bisa melakukan isolasi mandiri di rumah
“Subuh tadi pagi isolasi mandiri di rumah. Kami sama sekali tidak menyangka almarhumah malamnya meninggal. Gusti Prabu tadi pagi bisa kondur [pulang] karena memang keptusan dokter kemarin siang. Sudah sempat menengok dan mencium ibu [almarhum],” ungkapnya.
Menurutnya Gusti Prabu sudah tidak kurang dalam menjaga protokol Kesehatan. Namun karena aktivitasnya di Palang Merah Indonesia yang mengharuskan bertemu banyak orang dan berpindah dari satu daerah ke daerah lain, sehingga diduga menjadikannya rentan terpapar Covid-19.
Baca juga: Usai Nyoblos, Abdul Halim Muslih Mengaku Siap Terima Hasil Pilkada Bantul dengan Legowo
Sebelumnya, Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan mengungkapkan meninggalnya BRAy Roswarini Prabukusumo disebabkan perdarahan aneurysma abdomen. “Dengan penyakit penyerta yakni Covid-19 derajat sedang,” katanya.
Dijelaskan kondisi istri GBPH Prabukusumo berangsur menurun sejak sore, hingga akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada pukul 19.30 WIB. Mendiang telah dirawat di RSUP Dr. Sardjito selama 20 hari, selang tiga hari setelah suaminya juga dirawat di rumah sakit yang sama karena covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.