Harga Cabai Rawit di Gunungkidul Naik Lagi, Tembus Rp80.000
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Ilustrasi pelayanan di kantor BPJS Kesehatan/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp80 miliar untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan di tahun depan. Total hingga sekarang lebih dari 95% warga Gunungkidul ikut dalam kepesertaan jaminan kesehatan ini.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk pembiayaan BPJS Kesehatan di tahun depan. Total anggaran yang tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 mencapai Rp80 miliar.
Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan dengan alokasi tahun ini yang mencapai Rp64 miliar. “Sudah kami masukan dan untuk saat ini masih menunggu evaluasi RAPBD dari Pemerintah DIY,” kata Saptoyo, Jumat (11/12/2020).
Menurut dia, alokasi anggara ini rencananya untuk mengocer jaminan kesehatan yang dibiayai melalui APBD. Pembiayaan ini merupakan bentuk komitmen dari pemkab untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. “Keberpihakan kepada layanan ini yang kami penuhi sehingga di rencana kerja tahun depan ada alokasi sebesar Rp80 miliar untuk pembiyaan BPJS Kesehatan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo. Menurut dia, pemkab berkomitmen untuk memberikan pelayanan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Total hingga akhir November sudah terdata sekitar 700.000 warga Gunungkidul yang ikut kepesertaan BPJS Kesehatan. “Sudah lebih dari 95% yang ikut kepesertaan. Capaian ini maka sudah masuk dalam Universal Health Coverage dalam kepesertaan,” katanya.
Menurut dia, dari total keseluruhan warga yang memiliki jaminan kesehatan, yang dibiayai melalui APBD mencapai 172.102 orang. Selain dibiayai melalui pembiayaan pemkab, ada juga yang masuk dalam peserta mandiri dan dibiayai oleh Pemerintah Pusat. “Sekitar 700.000 warga ini merupakan jumlah akumulasi warga yang ikut kepesertaan BPJS Kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.