Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Meski masih dalam situasi pandemi covid-19, partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 justru meningkat. Di DIY, dari tiga kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada, Gunungkidul menjadi kabupaten dengan peningkatan partisipasi terbanyak, sekaligus melampaui target nasional.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Hamdan Kurniawan, menjelaskan dibanding Pilkada sebelumnya, partisipasi Sleman meningkat 3%, Bantul 6% dan Gunungkidul 10%. “Gunungkidul terbanyak, dari sebelumnya 70 persen jadi 80 persen,” ujarnya, Senin (14/12/2020).
Sementara tingkat partisipasi Bantul menjadi 81% dan Sleman 75%. Bantul dan Gunungkidul melampaui target partisipasi nasional, yakni 77%. Kedua kabupaten ini juga memenuhi target partisipasi tingkat provinsi sebesar 80%.
BACA JUGA: Menikmati Wisata Perkebunan Anggur di Jogja
Meski Sleman belum memenuhi target, menurutnya dengan adanya kenaikan tersebut sudah sangat baik mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19. Ia melihat peningkatan partisipasi ini dipengaruhi oleh perbaikan data pemilu, sehingga yang tercatat adalah pemilih yang riil.
“Wajib E-KTP yang tercatat 6 Desember yang direkam setelah koordiansi Disdukcapil [Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil] sudah habis terekam. Bantul pun tinggal tujuh, orangnya pun sudah pindah keluar kota. Di Sleman ada 100 tapi itupun sudah sangat baik karena awalnya ada ribuan. Mobilitas di Sleman juga cukup tinggi,” katanya.
KPU tidak memfasilitasi tes swab petugas atau masyarakat selepas pemungutan suara. Sebab itu jika mau melihat dampaknya pada peningkatan kasus, maka hanya bisa dilihat data secara umum apakah ada lonjakan kasus setelah pilkada. Kendati demikian, dengan protokol kesehatan ketat selama pelaksanaan Pilkada, diharapkan mampu mengurangi risiko penularan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.