11 Bayi Dievakuasi di Rumah Bidan Pakem, Hasil Hubungan Luar Nikah
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Suasana Gate Zonasi di Malioboro pada Kamis (17/12/2020). Alat suhu sementara dilepas karena belum terpasangnya instalasi listrik.-Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-- Berbagai persiapan jelang libur panjang akhir tahun. Di Malioboro, Gate Zonasi pemeriksaan pun di pasang di tiap-tiap zona, meski belum beroperasi secara optimal.
Kepala UPT Malioboro, Ekwanto menjelaskan jika terdapat delapan Gate Zonasi di empat zona, malingkupi zona satu di depan Hotel Ina Garuda hingga zona empat yang terletak di Pasar Beringharjo. Keberadaan Gate Zonasi menggantikan petugaa Jogoboro yang sebelumnya melakukan pemeriksaan suhu dan Kode QR. Namun setelah diujicobakan setelah sepekan sejumlah masalah ditemui dalam pengoperasian Gate Zonasi.
Kendala paling kentara muncul dari sumber arus listrik. Belum adanya sumber listrik memaksa Gate Zonasi dioperasikan hanya berenergikan power bank. "Scanner suhu kemarin baru uji coba dan masih menggunakan arus dari Power Bank, ini masih berproses untuk sumber listriknya. Kalau sudah ready listriknya segera kita pasang lagi," terang Ekwanto pada Kamis (17/12/2020)
Alat pemeriksaan suhu memang dilepas kembali pasca uji coba sampai menunggu instalasi listrik yang cukup memadai. Sebenarnya, pemeriksaan suhu melalui Gate Zonasi memiliki banyak keunggulan. Ekwanto menyebutkan jika dalam pemeriksaan suhu pengunjung lebih dari 37,3 derajat maka alarm dalam gerbang akan berbunyi mengeluarkan suara sirine.
Ditambahkan Ekwanto, Gate Zonasi juga mampu mengecek apakah pengunjung telah mengenakan masker. Sama halnya dengan sebelumnya, alarm akan berbunyi jika mendapati pengunjung tak bermasker. "Uji coba Gate Zonasi telah kami lakukan, disamping terlihat lebih baik, kami munculkan nuansa budayanya dengan tambahan patung Bregodo yang memegang alat cek suhu badan di masing-masing gate," jelasnya.
"Evaluasinya, respon positif bahwa gate-nya lebih bagus. Respon negatifnya, cek suhu badan yang dipegang Bregodo adalah alat mahal, apakah tidak takut hilang, kami jawab Jogoboro jaga 24 jam di Malioboro jadi aman," pungkasnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menuturkan jika pemambahan Gate Zonasi dapat membantu meringankan Jogoboro dan mengurangi risiko petuga terpapar. "Ya peningkatan kita di masa libur natal dan tahun baru Malioboro, kita tambahi fasilitas untuk kelengkapan protokol covid sehingga nanti petugas Jogoboro yang mengatur tentang merokok, pakai masker dan kerumunan. Meringankan petugas Jogoboro dan biar tidak banyak paparannya juga," tukas Heroe.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki penitipan 11 bayi di Pakem, Sleman. Mayoritas bayi disebut lahir di luar pernikahan dan dititipkan ke bidan.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.