Adhi Karya Bagi Susu Gratis ke Siswa SD Terdampak Tol Jogja Solo
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Diberlakukannya syarat Rapid Test Antigen bagi pelaku perjalanan menuai banyak tanggapan dari berbagai pihak. Namun karena aturan telah dikeluarkan, sejumlah langkah-langkah pemeriksaan kelengkapan surat kesehatan pun bakal digelar.
Wisatawan yang berlibur ke Kota Jogja benar-benar harus mengantongi surat hasil Rapid Test Antigen kalau mau berwisata di Kota Jogja. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, Agus Winarto secara tegas menyatakan akan memeriksa kelengkapan surat Rapid Test Antigen wisatawan di beberapa lokasi. Taman parkir menjadi lokasi yang bakal disisir, kalau-kalau ada wisatawan bodong tanpa surat sehat hasil Rapid Test Antigen.
Baca juga: Sejumlah Warga Jogja Curhat Sulitnya Dapatkan Tes Swab Antigen
Secara teknis, pimpinan rombongan akan dimintai surat sehat masing-masing anggota rombongannya saat sampai di taman parkir suatu destinasi wisata. "Nanti sasaran kita di tempat taman parkir. Ya kan di tempat-tempat parkir wisata, rombongan ada penanggungjawabnya, pimpinan rombongan. Mereka yang kita lihat dokumennya nanti," tukasnya pada Senin (21/12/2020).
Salah satu hal yang harus diingat para wisatawan luar Kota Jogja yakni Agus menegaskan bila pimpinan rombongan tak mampu tunjukkan surat hasil Rapid Test Antigen, maka dengan terpaksa rombongan tersebut tak boleh masuk ke destinasi. "Ya nanti pasti enggak boleh masuk. Minggu-minggu ini [akan mulai diterapkan], kita sedang siapkan semuanya," tegasnya.
Baca juga: Pemkab Bantul Larang Pesta Perayaan Natal dan Tahun Baru
Di lini transportasi umum, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan SE No.20/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dengan Transportasi Darat. Dalam edaran itu disebutkan jika perjalanan dari dan ke pulau Jawa maupun perjalanan antar kota/kabupaten/provinsi diimbau untuk menggunakan surat Rapid Test Antigen paling tidak 3x24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalan.
Hal ini lah yang menjadi dasar Kepala Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Jogja, Bekti Zunanta dalam bertugas. Menurut Bekti, di edaran tertera kata-kata "diimbau" bukan sesuatu yang diwajibkan. "Rapid Antigen itu hanya himbauan bukan kewajiban," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.