Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ketua Panitia Natal 2020 Gereja Santa Maria Bunda Penasehat Baik Wates, Natalia Windarto menunjukkan kartu yang wajib dibawa jemaat untuk mengikuti misa, Jumat (25/12/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Berbagai cara dilakukan pengelola gereja di Kulonprogo untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, terutama mengantisipasi kerumunan jemaat saat Misa Natal 2020, Jumat (25/12). Di Gereja Santa Maria Bunda Penasehat Baik Wates misalnya, ada syarat khusus bagi jemaat yang ingin mengikuti peribadatan, yakni wajib membawa kartu khusus yang sebelumnya diberikan pihak gereja.
Kartu misa ini semacam tiket untuk mengikuti misa. Jika tidak memilikinya, jemaat tidak boleh ikut ibadah. "Kalau tidak punya kartu ini tidak boleh masuk," kata Natalia Windarto, Ketua Panitia Natal 2020 Gereja Santa Maria Bunda Penasehat Baik Wates saat ditemui Harian Jogja di sela-sela misa, Jumat.
Perempuan yang didapuk sebagai Ketua Satgas Covid-19 Gereja Santa Maria Bunda Penasehat Baik Wates ini mengatakan kartu misa itu dibuat untuk membatasi jumlah jemaat sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.
Beberapa hari sebelum misa, panitia mendata dan membagikan kartu misa kepada sekitar 1.000 jemaat umat paroki gereja tersebut. Di luar itu tidak dimasukkan data. Untuk pemudik tetap bisa mengikuti misa dengan syarat mendaftar terlebih dulu maksimal 18 Desember 2020. Pemudik juga wajib menunjukkan hasil rapid test terbaru. Dalam pelaksanaannya, panitia membagi jemaat ke dalam tiga sesi, dengan jumlah jemaat tiap sesi masing-masing 300 orang.
Untuk tempat duduk, pihak gereja juga mengaturnya dengan nomor kursi. Jemaat diberikan kartu nomor kursi kemudian menulis daftar hadir. Mereka harus duduk sesuai nomor dan tak boleh ganti. Hal ini untuk memudahkan proses tracing jika ditemukan ada jemaat yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Salah satu jemaat, Veronika Pramuni mengaku senang dengan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan misa. "Saya senang karena dengan cara ini ibadah tatap muka tetap bisa terlaksana tanpa harus khawatir tertular Covid-19," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.