Catatan Penting Beli iPhone Duo: Wajib eSIM dan AI Belum Bahasa Indonesia
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
Foto Ilustrasi Petugas UPT Pemadam Kebakaran Gunungkidul memadamkan api. /Istimewa-Dokumen Polsek Ponjong
Harianjogja.com, BANTUL--Gerak cepat dilakukan oleh Pemkab Bantul usai terjadinya musibah kebakaran yang terjadi di SMP N 1 Jetis, Minggu (6/12/2020) lalu. Pemkab memastikan menganggarkan perbaikan terhadap empat ruang kelas yang mengalami kerusakan akibat dari peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami ajukan sekitar Rp380 juta. Harapannya, ruang kelas dan beberapa sarana yang sempat mengalami kerusakan akibat musibah kebakaran bisa segera diperbaiki, sebelum proses belajar mengajar tatap muka nantinya jika sudah bisa digelar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Isdarmoko, Selasa (29/12/2020).
BACA JUGA : Bagian Belakang Hotel di Sleman Terbakar
Pengajuan untuk perbaikan ruang kelas SMP N 1 Jetis dari Disdikpora sendiri dipastikan direalisasikan oleh badan anggaran (Banggar) Pemkab dan DPRD Bantul.
Sekda Bantul Helmi Jamharis mengatakan, berdasarkan hasil rapat banggar di DPRD Bantul, Senin (28/12/2020) dipastikan perbaikan ruang kelas SMP N 1 Jetis masuk pada APBD 2021. “Masuk dalam usulan yang akhirnya dimasukkan pada APBD 2021,” jelas Helmi.
Adanya tambahan Rp Rp380 juta untuk perbaikan ruang kelas SMP 1 Jetis, imbuh Isdarmoko, kian menambah jumlah sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan infrastruktur pada APBD 2021.
Sebab, sebelumnya, Disdikpora Bantul telah menganggarkan Rp3,85 miliar pada APBD 2021 untuk perbaikan dan pembangunan 19 sekolah di wilayahnya. Adapun 19 sekolah tersebut terdiri dari 8 sekolah dasar, 7 sekolah menengah pertama dan 4 sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD).
BACA JUGA : Sebuah Ruko di Wirobrajan Ludes Terbakar
Dimana Disdikpora melihat, perbaikan dan pembangunan untuk 19 sekolah tersebut telah memenuhi skala prioritas layanan.
Sementara Sekretaris Disdikpora Bantul Riswidodo sebelumnya telah menyatakan pada APBD 2021, Disdikpora menganggarkan Rp722 miliar untuk belanja. Dari jumlah tersebut, Rp378 miliar digunakan untuk pembiayaan gaji.
“Termasuk Rp46 miliar untuk pembayaran intensif untuk guru dan tenaga tidak tetap,” paparnya.
Selain gaji, Riswidodo menyatakan, jika yang banyak menyedot banyak anggaran adalah bidang pemuda dan olahraga. Di mana di bidang tersebut, dianggarkan Rp3 miliar untuk sejumlah kegiatan di antaranya adalah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan sejumlah kegiatan lainnya.
BACA JUGA : Toko Dua Lantai di Jalan Gejayan Terbakar
“Sementara untuk anggaran pengelolaan sarpras di tempat kami justru mengalami penurunan. Dari Rp119 miliar pada 2019, saat ini hanya Rp117 miliar,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.
Jadwal bola malam ini 11-12 September 2026: Super League, Bundesliga, La Liga, Serie A, Ligue 1. Sevilla vs Valencia hingga West Ham vs Wrexham
Persik Kediri unggul 1-0 atas Garudayaksa pada babak pertama BRI Super League 2026/2027 lewat gol sundulan Jose Enrique.
Veda Pratama finis P15 di FP1 Moto3 San Marino, sedangkan Hakim Danish masuk 10 besar dengan menempati posisi kesembilan.
ChatGPT mencatat 5,32 miliar kunjungan pada Juni 2026. Simak daftar 15 AI terpopuler berdasarkan trafik web.
SPPG Patalan 2 Bantul kembali dikaitkan dengan dugaan keracunan MBG. DPRD mendesak sanksi tegas bagi penanggung jawab jika ditemukan kelalaian.