Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY, Rabu (18/11/2020). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan berdasarkan aktivitas Gunung Merapi terhitung sejak 18 hingga 24 Desember 2020 diketahui jika kegempaan vulkanis dangkal (VTB) dan gempa embusan (DG) pada pekan ini lebih tinggi dibandingkan pekan lalu.
“Tercatat ada 307 kali gempa vulkanis dangkal, 1.587 kali gempa fase banyak, tiga kali gempa low frekuensi, 250 kali gempa guguran, 324 kali gempa embusan dan tujuh kali gempa rektonik," ujar Hanik Humaida melalui keterangan tertulis, Senin (28/12/2020).
Untuk deformasi, Hanik menyatakan deformasi menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 11 sentimeter per hari. Oleh karena itu, BPPTKG menyatakan bahwa aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi, sehingga status aktivitas masih dalam tingkat siaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.