Harga Pangan 15 Juni 2026: Bawang Putih Melonjak, Cabai Rawit Naik
Harga pangan hari ini bervariasi. Bawang putih melonjak 7,14%, bawang merah naik, sementara sejumlah jenis cabai dan beras mengalami perubahan harga.
Gedung Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, tempat perawatan dan karantina pasien Covid-19./Antara-Ariella Annasya
Harianjogja.com, JAKARTA - Ada lima provinsi dengan tingkat pemanfaatan kapasitas tempat tidur ruang isolasi dan ruang perawatan itensif atau ICU tertinggi untuk pasien Covid-19 pada saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.
Satgas mencatat secara nasional pemanfaatan kapasitas tempat tidur ruang isolasi untuk pasien Covid-19 per Desember 2020 sudah mencapai 62,63 persen. Per 27 Desember 2020, tingkat penggunaan ICU mencapai 55,6 persen.
Wiku memerinci 5 provinsi dengan pemanfaatan tertinggi tersebut adalah Jawa Barat 77 persen, DIY 77 persen, Banten 77 persen, Jawa Timur 72 persen, dan Jawa Tengah 72 persen.
Dalam memberikan pelayanan kesehatan, terdapat sejumlah tantangan, termasuk tingkat keterisian tersebut. Pemerintah, kata Wiku, telah mengambil langkah-langkah antisipatif.
Baca juga: Wisatawan Diminta Lapor Saat Menemukan Pelanggaran Prokes
“Dalam konteks pelayanan kesehatan, tantangan saat ini adalah peningkatan jumlah kasus, ketersediaan sarana dan prasarana, peralatan dan logistik obat-obatan, serta meningkatnya penularan Covid-19 pada tenaga kesehatan yang berpotensi pada tertundanya pelayanan kesehatan esensial lainnya," jelasnya pada konferensi pers Selasa (29/12/2020).
Beberapa langkah antisipatif dimaksud, pertama, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran kepada dinas kesehatan di daerah dan direktur rumah sakit, terkait penambahan kapasitas ruang isolasi dan ruang ICU untuk Covid-19 sebesar 30 - 40 persen dari total tempat tidur yang ada.
Kedua, dirilisnya buku Pedoman Pengendalian dan Pencegahan Covid-19 revisi ke-5 dan buku Protokol Tata Laksana Covid-19. Ketiga, keputusan Menteri Kesehatan tentang penerapan protokol kesehatan di rumah sakit bagi manajemen, pengunjung dan rumah sakit serta dalam rangka indikator pelayanan.
Baca juga: Pemda DIY Harus Serius Mengurusi TPST Piyungan
Langkah antisipatif ini dilakukan demi tercapainya manajemen pelayanan kesehatan yang lebih baik. Menurutnya, langkah antisipatif itu harus dilakukan oleh dinas kesehatan beserta fasilitas kesehatan.
"Selain itu, diperlukan koordinasi sistem rujukan pelayanan kesehatan antara pemerintah pusat dan daerah yang terjalin secara simultan. Hal ini penting mengingat penanganan Covid-19 akan lebih efektif dilakukan jika kita semua saling bekerja sama menyelesaikannya," kata Wiku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Harga pangan hari ini bervariasi. Bawang putih melonjak 7,14%, bawang merah naik, sementara sejumlah jenis cabai dan beras mengalami perubahan harga.
Perkembangan chipset dan AI membuat HP murah kini mampu menghadirkan fitur yang dulu hanya tersedia di smartphone flagship. Simak alasan perbedaannya semakin ti
Estonia dinobatkan sebagai negara terbersih di dunia versi Environmental Performance Index 2024. Simak daftar 10 besar dan posisi Indonesia dalam peringkat glob
Pendidikan karakter dinilai menjadi semakin penting di tengah perubahan teknologi dan budaya yang berlangsung cepat.
Qualcomm akui pangsa modem di iPhone 18 Pro turun drastis, isyaratkan Apple C2 makin dominan. Simak analisis dampaknya.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir