Demo Ojol Jogja Hari Ini, Berikut Ini Tuntutan Driver Online
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Peneliti UII, Hanin Fitria.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah akademisi Universitas Islam Indonesia merilis tentang pelayanan pasar tradisional dalam meningkatkan kepuasan pelanggan di Pasar Beringharjo, Kota Jogja. Setidaknya peneliti mengungkap ada enam penyebab terjadinya kegagalan layanan di Pasar Beringharjo.
Penelitian ini dilakukan oleh Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Program Magister FTI UII, Hanin Fitria dengan didampingi Taufiq Immawan yang juga Kaprodi Teknik Industri. “Pasar tradisional menjadi sangat penting karena keberadaannya mampu menjadi penyokong perekonomian di Indonesia. Banyak pertumbuhan kota-kota besar di Indonesia yang terbantu akibat adanya pasar tradisional. Kota Jogja juga menjadi kota yang sering dijuluki sebagai kota wisata tersebut memiliki satu ikon pasar tradisional yang sangat terkenal, yaitu Pasar Beringharjo,” kata Taufiq Immawan dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (2/12/2020).
BACA JUGA : Seorang Pedagang Pasar Beringharjo Dinyatakan Positif
Hanin Fitria menambahkan dalam penelitian itu pihaknya mendapatkan kesimpulan, pelayanan Pasar Beringharjo yang paling kritis dan perlu dilakukan perbaikan segera yaitu pada tingkat kebersihan pasar. Selain itu penanganan keluhan yang diajukan konsumen dan kejelasan atau kemudahan informasi produk juga perlu ditingkatkan.
“Ketiga poin tersebut didapatkan melalui diagram kartesius yang dilakukan dengan metode Importance Performance Analysis [IPA],” katanya.
Ia menambahkan, dalam penelitiannya juga mengungkap adanya enam penyebab utama kegagalan pelayanan di Pasar Beringharjo. Antara lain pertama, masyarakat pasar tidak disiplin dalam membuang sampah pada tempat sampah, kedua tidak tersedianya kantong pembuangan sementara tiap kios. Kemudian ketiga, pembuangan sampah liar dari pihak luar, keempat penempatan tempat sampah kurang merata dan kurang strategis. Selanjutnya, kelima kurang tegasnya sanksi pelanggaran pembuang sampah dan keenam kurangnya jadwal pelaksana kebersihan.
BACA JUGA : Surga Tersembunyinya Pasar Beringharjo. Pernah ke Sini
Pihaknya mengusulkan pengembangan pelayanan yang dapat dilakukan seperti melakukan pembentukan ketua untuk setiap kelompok pedagang. Contohnya dengan menunjuk ketua untuk kelompok pedagang batik. Ketua tersebut akan melakukan koordinasi kepada kelompok pedagangnya untuk mengatasi permasalahan kebersihan, penanganan keluhan, dan memudahkan penyampaian informasi produk kepada konsumen.
“Selanjutnya diadakan papan imbauan dan sanksi yang dapat dilihat oleh semua masyarakat pasar dan juga pihak luar. Usulan kedua yaitu pembuatan papan peringatan dan sanksi. Peringatan dan sanksi dapat berupa sebuah papan peringatan, pengeras suara, dan stiker yang diletakkan di tempat strategis setiap sudut Pasar Beringharjo,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.