Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Ilustrasi pembelajaran daring. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL— Jelang bergulirnya semester anyar, Kabupaten Bantul belum akan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara penuh. Pembelajaran Jarak Jauh [PJJ] yang dikombinasikan dengan metode luring maupun daring masih terus berlangsung hingga menunggu kebijakan baru dari Pemerintah Daerah.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga [Disdikpora] Bantul, Isdarmoko melalui Surat Edaran [SE] Nomor 420/004 Tahun 2021 yang diterima Harian Jogja pada Senin (4/1/2021). Ia mengatakan, PJJ akan tetap dilaksanakan mulai dari jenjang PAUD, SD/MI hingga SMP/MTS.
BACA JUGA : Januari 2021 Belum Ada Sekolah Tatap Muka di Sleman
Untuk mendukung pelaksanaan PJJ, Disdikpora Bantul menawarkan dua program. Yakni, Guru Kunjung Siswa [GKS] khusus PAUD dan GKS untuk konsultasi pelajaran khusus jenjang SD/MI serta SMP/MTS. “Pelaksanaan GKS harus menerapkan protokol kesehatan,” ingat Isdarmoko.
Secara khusus, GKS dapat diintensifkan lagi untuk mempersiapkan siswa kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTS yang akan menghadapi Ujian Sekolah tahun 2021. Pelaksanannya pun harus terlebih dulu mengantongi persetujuan dari orang tua siswa, Satuan Tugas [Satgas] Covid - 19 Kapanewon dan Komite Sekolah.
Meski PJJ masih berlangsung, Isdarmoko membuka peluang terlaksananya belajar tatap muka pada waktu yang akan datang. Oleh karenanya, ia menginstruksikan kepada pihak sekolah untuk membentuk Tim Satgas Pengawasan Covid - 19 dan melengkapi Daftar Periksa Kesehatan.
BACA JUGA : Tanggap Darurat Covid-19 DIY Diperpanjang, Tatap Muka
“Guna mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas apabila sudah ada kebijakan dari Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Rencananya, Disdikpora Bantul juga akan menunjuk salah satu satuan pendidikan (sekolah) untuk melaksanakan uji coba penerapan protokol kesehatan dalam rangka persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.