27 Dapur MBG di Boyolali Ditutup, Dana BGN dan IPAL Jadi Kendala
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pendidikan [Disdik] Sleman belum akan menyelenggarakan sekolah tatap muka pada Januari 2021 menyusul masih tingginya jumlah kasus positif Covid - 19.
“Jadi, di awal semester besok pembelajaran masih daring. Untuk pembelajaran tatap muka, kita masih menunggu kebijakan. Kalau kondisinya sudah memungkinkan, baru akan dilaksanakan,” ujar Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana saat dihubungi Harianjogja.com, Selasa (28/12/2020).
Ery menilai tingginya jumlah kasus Covid - 19 di Sleman masih cukup mengkhawatirkan. Sangat berisiko andai pemerintah daerah menyelenggarakan sekolah tatap dalam kondisi demikian.
Ery belum dapat memastikan kapan tepatnya sekolah tatap muka mulai digelar. Hal itu, katanya bergantung dari hasil evaluasi pengendalian tanggap darurat Covid - 19 yang dilakukan oleh pemerintah daerah. “Bisa pertengahan bulan Februari. Bisa juga bulan Maret. Tergantung situasi dan kondisi,” katanya.
BACA JUGA: BMKG Prediksi Jogja Dilanda Cuaca Ekstrem Jelang Tahun Baru
Meski demikian, Ery mengklaim sekolah-sekolah sudah siap menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah sudah diminta untuk menyusun skenario pembelajaran yang memenuhi protokol kesehatan.
Selain itu, sebelum benar-benar menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, pihak sekolah juga harus terlebih dulu mengantongi dukungan dari orang tua siswa. “Kalau orang tua siswa tidak setuju, kita tak bisa memaksa. Jadi, istilahnya tidak wajib [sekolah tatap muka],” ujarnya.
Sekolah tatap muka, tambahnya, juga tidak akan langsung dilaksanakan secara penuh. Bagi siswa yang belum diizinkan orang tuanya, pihak sekolah masih memfasilitasi pembelajaran daring. Kegiatan ekstrakurikuler pun juga belum akan dijalankan, terutama yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 27 SPPG atau dapur MBG di Boyolali berhenti beroperasi akibat dana BGN belum cair dan kendala IPAL. Audit nasional juga segera dilakukan.
Hipertensi dan diabetes kini banyak menyerang usia 30-an. MCU dinilai penting untuk deteksi dini dan efisiensi biaya kesehatan perusahaan.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 24 Juni 2026 terbaru. Kereta beroperasi dari pagi hingga malam dengan tarif flat Rp8.000 per perjalanan.
Hasil Portugal vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026 babak pertama berakhir 3-0. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dan membawa Portugal tampil dominan.
Jadwal lengkap KRL Jogja–Solo 24 Juni 2026 dari Yogyakarta hingga Palur, dengan tarif Rp8.000 dan operasional normal.
Kemenperin memastikan dua pabrik komponen otomotif tetap beroperasi di Indonesia, membantah isu relokasi dan PHK.