Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul mengimbau masyarkat mewaspadai ancaman bencana alam pada puncak musim hujan bulan ini. Dampak puncak musim hujan sudah mulai terlihat. Delapan rumah di Kalurahan Dadapayu, Semanu yang sempat terendam air karena derasnya air hujan, Selasa (12/1/2021) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sesuai dengan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Januari adalah puncak musim hujan. Ancaman terbesar di Gunungkidul adalah tanah longsor, banjir, hingga embusan angin kencang. Saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama, warga yang tinggal di daerah rawan longsor harus waspada. “Kalau perlu untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Hal yang sama juga diperlukan untuk menghadapi banjir maupun angin kencan. Masyarakat bisa melakukan antisipasi dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti memangkas dahan pohon yang sudah rindang hingga membersihkan saluran yang berpotensi mengganggu kelancaran aliran air. “
Hujan deras yang mengguyur di wilayah Semanu sejak Selasa (12/1/2021) mengakibatkan delapan rumah di Dusun Sendang, Dadapayu, Semanu, terendam air 10-15 centimeter. “Sudah dilaporkan dan juga sudah dilakukan penanganan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki.
Menurut dia, genangan terjadi karena adanya intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung dalam durasi yang lama. Akibatnya saluran-saluran air tidak mampu menampung sehingga ada rumah warga yang terendam.
Meski demikian, Edy memastikan tidak ada korban jiwa dan kondisi sekarang dapat diatasi karena air sudah mengering. “Semua aman dan warga juga sudah kerja bakti untuk membersihkan lumpur yang masuk rumah. Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Hujan ekstrem di Chiba, Jepang, memicu banjir dan peringatan Level 5. Tiga orang tewas dan lebih dari 400.000 warga dievakuasi.
Melalui pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman sekaligus bimbingan teknis agar mampu membangun sistem pengelolaan keuangan
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengentaskan kemiskinan di wilayahnya.