Gunungkidul Belum Tetapkan Siaga Kekeringan, Ini Alasannya
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—BPBD Gunungkidul mengimbau masyarkat mewaspadai ancaman bencana alam pada puncak musim hujan bulan ini. Dampak puncak musim hujan sudah mulai terlihat. Delapan rumah di Kalurahan Dadapayu, Semanu yang sempat terendam air karena derasnya air hujan, Selasa (12/1/2021) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, sesuai dengan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Januari adalah puncak musim hujan. Ancaman terbesar di Gunungkidul adalah tanah longsor, banjir, hingga embusan angin kencang. Saat terjadi hujan deras dengan durasi yang lama, warga yang tinggal di daerah rawan longsor harus waspada. “Kalau perlu untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman,” katanya.
Hal yang sama juga diperlukan untuk menghadapi banjir maupun angin kencan. Masyarakat bisa melakukan antisipasi dengan membersihkan lingkungan sekitar seperti memangkas dahan pohon yang sudah rindang hingga membersihkan saluran yang berpotensi mengganggu kelancaran aliran air. “
Hujan deras yang mengguyur di wilayah Semanu sejak Selasa (12/1/2021) mengakibatkan delapan rumah di Dusun Sendang, Dadapayu, Semanu, terendam air 10-15 centimeter. “Sudah dilaporkan dan juga sudah dilakukan penanganan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki.
Menurut dia, genangan terjadi karena adanya intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung dalam durasi yang lama. Akibatnya saluran-saluran air tidak mampu menampung sehingga ada rumah warga yang terendam.
Meski demikian, Edy memastikan tidak ada korban jiwa dan kondisi sekarang dapat diatasi karena air sudah mengering. “Semua aman dan warga juga sudah kerja bakti untuk membersihkan lumpur yang masuk rumah. Untuk kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
Banjir akibat luapan Sungai Ngareng dan Sungai Tamansiswa merendam puluhan rumah warga di Kecamatan Cepu, Blora.
Jadwal pemadaman listrik Jogja hari ini Senin 25 Mei 2026, sejumlah wilayah Sleman, Yogyakarta, dan Wonosari terdampak.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Senin 25 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 25 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Qhomemart Ring Road Timur mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.