Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, SLEMAN--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman tidak melarang upaya warga maupun wisatawan yang ingin menikmati fenomena lava pijar yang dikeluarkan oleh Gunung Merapi. Asalkan, tetap melaksanakan protokol pencegahan penularan Covid-19. Pasalnya, pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih berlangsung hingga 25 Januari 2021.
Kepala BPBD Kabupaten Sleman Joko Supriyanto mengatakan jika pihaknya tidak melarang kegiatan menonton lava pijar baik oleh warga maupun wisatawan. Terlebih, jarak luncuran material Gunung Merapi berupa awan panas guguran juga maksimal sementara sejauh 1,8 kilometer.
"Sebetulnya kalau melihat lava pijar itu nggak apa apa. Aman-aman saja karena jarak luncuran material Gunung Merapi juga maksimal sementara sejauh 1,8 kilometer. Namun, karena sekarang ada PPKM, ini yang harus kita jaga, jangan sampai ada kerumunan," ujar Joko saat dikonfirmasi pada Rabu (20/1/2021).
Baca juga: Listyo Sigit Jadi kapolri karena Orang dekat Jokowi? Begini Klaim Istana
Lebih lanjut, Joko juga mengimbau agar warga maupun wisatawan yang menikmati lava pijar berada di jarak aman yang sudah direkomendasikan oleh BPPTKG, yakni radius lima kilometer dari puncak Gunung Merapi.
"Dikarenakan ada PPKM akhirnya membuat warga maupun wisatawan tidak bebas dalam menikmati fenomena lava pijar di lereng Gunung Merapi dikarenakan masyarakat harus menjaga jarak dan selalu mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19," sambung Joko.
Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan jika fenomena lava pijar memang tidak ayal menarik perhatian masyarakat. Oleh karena itu, dalam menikmati lava pijar pihaknya mengimbau agar masyarakat berada di jarak aman yang sudah ditentukan oleh BPPTKG.
Baca juga: Hampir Setiap Hari Terjadi, Ada Peningkatan Aktivitas Gempa di Januari 2021
"Ini [lava pijar] merupakan fenomena yang luar biasa dan sayang untuk dilewatkan. Lava pijar saat ini menjadi daya tarik wisata khususnya para penggemar fotografi. Masyarakat dan wisatawan kami imbau agar menjauhi wilayah bahaya yang sudah ditetapkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.