RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL-Warga Dusun Mancingan, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, digemparkan dengan kejadian seorang perempuan meninggal dunia mendadak di dalam indekos Parangkusumo, dusun setempat, Rabu (20/1/2021) dini hari.
Korban meninggal dunia mendadak tersebut adalah Sunarti, 50, warga Cilacap, Jawa Tengah. Kapolsek Kretek, AKP S Parmin mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu sekitar pukul 03.30 WIB korban mengeluh sakit perut pada saksi Riyani dan minta dibelikan makan dan minum.
BACA JUGA: Polisi Hentikan Kasus Kerumunan Raffi Ahmad, Dihadiri 18 Orang dan Pakai Prokes
"Sekitar pukul 04.00 WIB saksi masuk kamar korban dan mengetahui korban sudah meninggal dunia," kata Parmin, Kamis (21/1/2021).
Dari hasil pemeriksaan tim inafis Polres Bantul dan Puskesmas Kretek, kata Parmin, tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan atau kekerasan dalam jasad korban. Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah sehingga tidak dilakukan outopsi. Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.