Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Ilustrasi. /AntaraFoto- Yusran Uccang
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Petani di Dusun Walikangin, Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari puas dengan panen padi di musim tanam pertama. Pasalnya, dari hasil ubinan yang dilakukan satu hektar lahan bisa menghasilkan 6,08 ton gabah kering panen.
Ketua Kelompok Tani Sido Makmur, Dusun Walikangin, Sadikin mengatakan, penanaman dilakukan sejak Oktober tahun lalu. Adapun jenis padi yang ditanam ada varietas Inpari 42 dan padi gogo. “Untuk inpari lahan yang ditanam seluas 10 hektare dan padi gogo seluas 29 hektare,” kata Sadikin kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).
BACA JUGA : Panen Padi Masa Tanam Ketiga di Gunungkidul Lebih
Menurut dia, padi yang ditanam sudah membuahkan hasil karena mulai dipanen. Adapun hasil dari pengubinan diketahui untuk jenis Inpari 42 bisa menghasilkan gabah seberat 6,08 ton per hektarenya.
Sadikin pun mengaku puas karena padi dapat tumbuh dengan subur sehingga hasilnya dapat maksimal. “Kami juga berterimakasih karena adanya bantuan traktor memudahkan dalam pengolahan lahan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, secara umum panen padi di musim pertama baru akan dilaksanakan mulai Februari mendatang. meski demkian, untuk wilayah selatan sudah ada petani yang mulai memanen padi. “Salah satunya di Dusun Walikangin, Ngestirejo,” katanya.
BACA JUGA : Menggembirakan, Hasil Panen Padi di Wates Tembus 10,2
Selain bisa memanen padi lebih awal, Bambang mengakui penanaman di Dusun Walikangin juga special karena merupakan panen perdana padi jenis Inpari 42 yang ditanam di daerah kering. Ia menjelaskan, varietas ini merupakan jenis padi di persawahan, namun faktanya juga bisa ditanam di wilayah kering. “Hasilnya juga baik karena bisa menghasilkan 6,08 ton per hektarenya,” ungkapnya.
Ditambahkan Bambang, pihaknya terus berupaya memberikan pendampingan kepada petani untuk mengotimalkan hasil pertanian. “Kami terus berikan penyuluhan, selain itu kami juga menyiapkan bantuan benih untuk petani. Mudah-mudahan hasil panen di musim pertama ini dapat dimaksimalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.