Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kundha Kabudayan Gunungkidul memiliki program untuk menelusuri makam mantan bupati Gunungkidul.
Kepala Bidang Sastra Bahasa Sejarah dan Permuseuman, Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan, hingga sekarang sudah ada 28 bupati yang memimpin di Gunungkidul. Dari jumlah tersebut ada 24 orang yang sudah wafat dan hingga sekarang ada yang belum diketahui makamnya. “Untuk itu kami coba mencari agar peristirahatan terakhir para bupati ini diketahui,” katanya kepada wartawan, Senin (1/2/2021).
Dia menjelaskan, upaya pencarian sudah dilakukan dengan menggali berbagai informasi. Tahun ini, kata Sigit, Kundha Kabudayan menargetkan bisa menemukan makam lima tokoh yang sempat memimpin di Bumi Handayani.
Adapun kelima tokoh ini meliputi Raden Tumenggung (RT) Prawirosetiko; RT Suryokusumo; RT Padmonegoro; RT Danuhadiningrat dan RT Wiryodiningrat. “Mudah-mudahan pencarian ini bisa membuahkan hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Menurut dia, program ini sangat penting karena tokoh-tokoh tersebut memiliki peran dalam upaya pengembangan di Gunungkidul. “Pencarian tidak hanya di Gunungkidul, tapi juga menyasar ke luar daerah,” katanya.
“Selain melakukan kunjungan ke mantan bupati yang masih hidup, setiap tahun kami juga ada agenda ziarah ke makam-makam mantan bupati yang telah wafat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian peringatan hari jadi Gunungkidul,” ungkapnya.
Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan selain penelusuran terhadap makam mantan bupati Gunungkidul, tahun ini ada program penulisan sejarah kalurahan di Bumi Handayani. “Tahun ini kami targetkan ada penulisan sejarah desa di 25 kalurahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Raperda KIP Jogja mengatur akses warga terhadap rencana proyek, perkiraan anggaran, kerja sama Pemkot, hingga pertimbangan keputusan pemerintah.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Kasus stunting Jateng mencapai 178.600 anak. Wonosobo tertinggi secara persentase, sementara Tegal mencatat jumlah kasus terbanyak.
Iran menawarkan membuka Selat Hormuz dalam tujuh hari jika AS lebih dulu meredakan tekanan militer dan kembali ke jalur diplomasi.
DPRD Bantul meminta pedagang pantai transparan soal tarif layanan setelah wisatawan mengeluhkan biaya sewa tikar di Pantai Parangtritis.