Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Haryadi sata melantik Pengurus Baznas Kota Jogja, Selasa (16/2/2021). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, JOGJA--Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jogja periode 2021-2026. Pelantikan digelar di ruang Pandawa, Balai Kota Jogja, Selasa (16/2/2021). Lima pimpinan Baznas yang dilantik adalah Syamsul Azhari, Wahyu Teja Raharja, Abdul Samik, Muhammad Iqbal, dan Adi Suprapto.
Haryadi mengatakan data survei penduduk 2020 mencatat 83,59 persen atau 345.520 orang di Kota Jogja memeluk Islam. Angka tersebut merupakan besaran yang potensial untuk menggerakkan perekonomian umat, baik melalui zakat, infak, maupun sedekah.
BACA JUGA : Haryadi Suyuti Pastikan Istrinya Tidak Bakal Maju Pilkada
“Dari jumlah penduduk beragama Islam, kita memperoleh kalkulasi potensi penerimaan zakat, infak, dan sedekah sebesar 21 miliar per tahun. Kita mengelola 30 persennya atau sekitar enam milyar rupiah dari jumlah total potensi tiap tahunnya,” kata Haryadi.
Sementara itu, 70 persen lainnya atau sekitar 15 miliar rupiah dikelola oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) lain. “Tentunya jumlah ini dapat kita kejar lebih baik serta optimal lagi dengan memanfaatkan program-program unggulan, seperti Jogja Taqwa; Jogja Sejahtera; Jogja Peduli; Jogja Cerdas; serta Jogja Sehat,” ujarnya.
Menurut Haryadi, agama Islam menaruh perhatian besar pada zakat, hingga menjadikannya sebagai fokus yang ditekankan dalam rukun Islam sejajar dengan ibadah shalat. Agar pelaksanaan zakat dapat berjalan dalam koridor kemaslahatan umat, tentu harus diimbangi dengan mengedepankan azas pengelolaan yang amanah, profesional, transparan, dan akuntabel.
BACA JUGA : Wali Kota Haryadi Suyuti: Jogja Terbuka untuk Wisatawan
“Empat azas ini menjadi vital sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap muzakki yang telah mempercayakan hartanya kepada pengelola zakat. Maka tercatat dalam sejarah,” tandas Haryadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.