Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN) yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dapat mengatasi kemiskina ekstrem di Bumi Projotamansari.
"Berdasarkan kajian yang dilakukan Baznas, potensi zakat dari ASN di Kabupaten Bantul mencapai Rp15 miliar, harapannya melalui zakat ini dapat mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Bantul," katanya dalam acara Penyerahan Penghargaan UPZ Terbaik 2025 di Bantul, Jumat, dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul.
Karena itu, lanjut halim, potensi zakat tersebut agar bisa direalisasikan, karena datanya sudah jelas, dan besaran zakat sudah diproyeksikan.
"Tentu ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk menangani kemiskinan ekstrem. Harapan kami adalah dapat mengurangi kemiskinan ekstrem hingga menjadi nol pada tahun 2026," katanya.
Bupati juga menekankan pentingnya kontribusi ASN dalam pengumpulan zakat, sebagai kontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Bantul. Apalagi saat ini kemiskinan masih berada pada angka 11,6 persen dan kemiskinan ekstrem masih 0,8 persen.
"Jika semua ASN yang berkewajiban zakat itu berzakat, kemiskinan dapat dikurangi. Maka, ASN yang Muslim wajib menyetorkan zakat melalui Baznas yang sudah berkomitmen untuk turut mengatasi kemiskinan di Bantul," katanya.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Pastikan Tidak Menerapkan WFA bagi ASN Jelang Libur Lebaran 2025
Bupati Bantul juga berharap, penghargaan yang diberikan kepada UPZ terbaik tersebut dapat semakin banyak unit pengumpul zakat yang terinspirasi untuk bekerja lebih maksimal dalam pengumpulan zakat, serta mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem.
Kepala Baznas Bantul Damanhuri mengatakan agar pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun instansi pemerintah di Bantul dapat mengoptimalkan penghimpunan zakat di satuan kerjanya masing-masing.
"Ini dalam rangka optimalisasi penghimpunan zakat di lingkungan Pemkab Bantul. Saya berharap kepala OPD dapat memberikan keteladanan dan menggerakkan ASN di lingkungan untuk melaksanakan kewajiban zakatnya melalui Baznas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.