Peneliti UPN Veteran Yogyakarta Kembangkan Model Branding Kopi Berbasis Kearifan Lokal
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Pengesahan pembentukan kelompok UMKM diselenggarakan di Kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKB DIY Jalan Nasional III, Kalurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja, Sabtu (20/2). (ist)
Harianjogja.com, JOGJA—PKB Kota Jogja menggandeng 10 organisasi kepemudaan berbasis masyarakat membentuk 71 kelompok usaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tersebar di 45 kalurahan di Kota Jogja.
Solihul Hadi, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Jogja menilai pemuda sebagai penggerak perubahan harus mampu mandiri secara ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja sendiri.
Pemuda, menurut dia harus mampu membantu bangkitnya roda perekonomian di sector kepemudaan dan pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di tengah pandemi Covid-19. “Kami di DPC PKB Kota Yogyakarta menarget bahwa 71 UMKM yang sudah terbentuk se-Kota Jogja ini harus dapat berkembang dan berkelanjutan kedepanya,” ujarnya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (21/2). Adapun, satu kelompok UMKM ini terdiri dari 20 orang.
Pengesahan pembentukan kelompok UMKM diselenggarakan pada Sabtu (20/2/2021) di Kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKB DIY Jalan Nasional III, Kalurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja.
Fahma Ninda Listiyani, Ketua Pendamping UMKM DPC PKB Kota Jogja mengatakan di Indonesia UMKM memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian. Hal ini, menurut Listiyani, terbukti bahwa UMKM mampu secara mandiri membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan para pelakunya, dan memberi manfaat ekonomi bagi sekitarnya.
“Saya berharap bahwa para pelaku UMKM yang berada di bawah binaan DPC PKB Kota Jogja bisa lebih berkembang dan dapat melakukan sertifikasi produk untuk meningkatkan nilai jual di pasaran," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.