Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Suasana kawasan Pantai Gesing di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Jumat (14/12/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Nelayan Gesing di Kalurahan Panggang sedang bersemangat untuk melaut. Pasalnya, pada saat sekarang ini sedang banyak ikan jenis bawal laut di kawasan perairan Pantai Selatan.
Salah seorang nelayan, Supardi mengatakan, para nelayan sedang bersemangat untuk melaut karena sedang berburu bawal laut. Menurut dia, sekarang sedang musim panen sehingga kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih.
“Memang tidak mesti. Ada yang dapat 15 kilogram, tapi ada juga yang dapat 50 kilogram untuk sekali penangkapan,” kata Supardi, Selasa (23/2/2021).
Baca juga: Rintis Usaha Baru, Kaesang Buru Pendanaan via Platform Fintech Ini
Menurut dia, harga bawal laut agak berbeda karena tergantung dengan berat per ekornya. Semakin besar ukuran dan berat ikan, maka akan dihargai lebih mahal. Sebagai contoh, untuk ukuran 2-3 ons dihargai Rp200.000 per kilonya. Sedangkan untuk berat 5-7 ons dihargai Rp300.000 per kilonya. “Kalau semakin besar per ekornya maka harganya bisa lebih tinggi,” ungkapnya.
Untuk proses penangkapan, Supardi mengaku tak ada masalah karena cuaca dan angin masih bersahabat sehingga tidak mengganggu aktivitas para nelayan. “Pencariannnya tidak jauh karena hanya di dekat Pantai Parangtritis dan waktu tempuhnya tidak lama,” imbuh dia.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Markam, nelayan lain di Pantai Gesing. Menurut dia, bertepatan dengan perayaan imlek menjadi berkah bagi nelayan karena sedang panen bawal laut. “Ikan ini banyak dikonsumsi saat perayaan imlek. Jadi, nelayan sangat senang,” katanya.
Baca juga: Berharap Didata, Pedagang Dukung Vaksinasi Covid-19
Meski demikian, Markam mengakui harga bawal laut tak sebagus pada saat perayaan Imlek di tahun lalu. Ia menuturkan, harga pada saat itu lebih tinggi karena bawal ukuran 5-7 ons dihargai sampai Rp600.000 per kilonya. “Sekarang tidak sampai diharga itu [Rp600.000 per kg],” katanya.
Ia pun mengaku tetap bersyukur karena dengan panen bawal bisa meningkatkan pendapatan para nelayan, khususnya di kawasan Pantai Gesing. “Meksi harganya tak sebagus dulu, tapi bawal laut tetap banyak peminatnya sehingga nelayan bisa meningkatkan pendapatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Cara membuat status WhatsApp pakai lagu kini makin mudah lewat fitur musik resmi, Spotify, hingga Instagram Stories. Simak tips agar audio tetap jernih.
Honda mengurangi ambisi kendaraan listrik dan kini fokus besar pada mobil hybrid setelah mengalami kerugian Rp47 triliun akibat proyek EV.
LinkedIn memangkas sekitar 5 persen karyawan global di tengah tren PHK industri teknologi 2026 meski pendapatan perusahaan masih tumbuh positif.
Massimiliano Allegri dikabarkan hengkang dari AC Milan setelah konflik panas dengan Zlatan Ibrahimovic dan performa Rossoneri menurun.
MacBook Neo resmi dibuka pre-order di Indonesia mulai Rp10 jutaan. Laptop Apple ini memakai chip A18 Pro dan hadir tanpa kipas pendingin.