Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Wisatawan sedang berjalan di kawasan Malioboro, Kota Jogja, pada Jumat (25/12/2020). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, BANTUL-Forum Pemantau Independen (Forpi) Jogja menyebut banyak guiding block untuk penyandang disabilitas tunanetra di kawasan Malioboro, rusak. Forpi meminta Pemkot Jogja segera memperbaikinya.
Anggota Forpi Jogja, Baharuddin Kamba mengatakan Forpi telah melakukan pemantauan terkait fasilitas umum (Fasum) berupa guiding block atau Tactile Paving, yang digunakan khusus bagi penyandang disabilitas tunanetra di kawasan wisata Malioboro, pada Minggu lalu.
Dari hasil pemantauannya terdapat sejumlah guiding blok hilang. “Jika diurut dari hotel Inna Garuda [utara] hingga selatan depan Gedung Agung, diduga ada ratusan tactile paving yang hilang,” kata Kamba, Selasa (23/2).
Hilangnya guiding block sebagai alat bantu petunjuk jalan bagi penyandang disabilitas tunanetra ini juga sempat ditemukan Forpi dalam pemantauan pada 2019 lalu. Kamba berharap Pemkot lebih serius lagi menjaga fasilitas umum di kawasan Malioboro, khususnya fasilitas untuk disabilitas sebagai wujud kota ramah disabilitas.
Relawan Pendamping Disabilitas Jogja, Elinovita mengatakan rusakanya guding block di Malioboro karena masyarakat umum belum merasa memiliki. “Kemungkinan mereka tidak tahu atau paham kenapa guiding block dipasang,” kata Elinovita.
Myta sapaan akrabnya berujar saat dirinya mendampingi tuna netra di Malioboro banyak masyarakat umum duduk atau berdiri dengan santai menghalangi guiding block dan mereka tidak beranjak sebelum pendamping mengucapkan permisi. Kondisi tersebut mendandakan masih banyak masyarakat umum belum memahami fungsi guiding block.
Menurut dia, hilangnya guiding block di trotoar Malioboro karena memiliki nilai jual, guiding block tersebut terbuat dari logam sehingga ketika rusak atau copot dimungkinkan masyarakat tidak melaporkan kerusakan tersebut kepada penanggung jawab pemeliharaannya. Dia menyarankan guiding block bisa diganti dengan tegel.
Bukan hanya untuk tunanetra, namun bagi disabilitas yang menggunakan kursi roda, kata Myta juga masih kesulitan atau tidak leluasa ketika menggunakan fasilitas trotoar Malioboro. Dia berharap masyarakat umum menyadari bahwa fasilitas untuk disabilitas juga juga penting.
Kepala UPT Malioboro, Ekwanto menyampaikan terimakasih atas informasi adanya kerusakan guiding block. Dia akan segera memperbaikinya melalui pihak ketiga.
Menurut dia kerusakan guiding block selama ini disebabkan oleh gerobak pedagang kaki lima yang rodanya besi sehingga tergilas dan merusak guding block. Dia meminta PKL yang menggunakan gerobak beroda besi untuk berhati-hati. (Ujang Hasanudin)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus