15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Meski guru dan para tenaga pendidik masuk dalam program vaksinasi Covid-19 tahap kedua, namun Pemkab belum memutuskan waktu pelaksanaan sekolah tatap muka di Sleman.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Ery Widaryana mengatakan Pemkab belum memutuskan pelaksanaan sekolah tatap muka. Meskipun secara sarana dan prasarana sekolah dinilai sudah siap membuka tatap muka, namun Pemkab tetap akan menunggu kebijakan dari pusat dan provinsi.
"Kami masih menunggu kebijakan pusat dan melihat perkembangan kasus Covid-19. Meskipun secara sarana prasarana, semua sekolah sudah siap untuk memulai kegiatan-belajar tatap muka," katanya, Senin (1/3/2021).
BACA JUGA : Vaksin Sinovac Aman untuk Orang dengan Komorbid
Saar ini, lanjut Ery, guru dan tenaga pendidik sudah terdata dalam program vaksinasi. Mereka juga menyatakan siap untuk divaksin. Ia berharap, selain guru para siswa juga dapat diberi vaksin. Alasannya untuk meminimalisir resiko penyebaran Covid-19.
"Anak-anak kan juga rentan tertular penyakit. Harapan kami mereka juga menjadi sasaran vaksinasi. Kami optimis anak-anak nantinya akan mendapat vaksin Covid-19 meski belum tahu kapan," katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan belum ada vaksin Covid-19 untuk orang usia di bawah 18 tahun. Secara pribadi dia berpendapat jika pemberian vaksin bagi anak-anak memang perlu sebelum kegiatan belajar tatap muka dibuka kembali.
"Masalahnya, selain belum ada vaksin Covid-19 untuk anak saat ini pemberian vaksin masih terbatas untuk usia 18 tahun ke atas. Jadi belum ada yang cocok untuk anak-anak," katanya.
BACA JUGA : Sultan Berharap Tak Ada Warga Jogja yang Menolak Vaksin
Joko tidak mempermasalahkan jika sekolah tetap menggelar tatap muka namun tetap menerapkan protokol kesehatan, meskipun siswa belum divaksin Covid. Sebab untuk tahap kedua ini, katanya, guru dan tenaga pendidik menjadi salah satu sasaran program vaksinasi.
"Ya [sekolah tatap muka] tetap dengan protokol kesehatan. Misalnya dengan menerapkan sistem shift untuk membatasi jumlah peserta didik dalam satu kelas. Cara lainnya memperpendek waktu istirahat supaya siswa tidak terlalu banyak aktivitas di luar ruang kelas," jelas Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Pemberantasan judi online harus menyasar seluruh ekosistem, termasuk rekening penampung dan penegakan hukum.