Tren Operasi Kelopak Mata Anak Muda Jepang Kian Mengkhawatirkan
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Ilustrasi uang rupiah/Reuters
Harianjogja.com, BANTUL—Di tengah kebijakan yang mengharuskan refocusing anggaran pada APBD 2021, Pemkab Bantul dipastikan tidak akan merecofusing dua proyek. Kedua proyek tersebut adalah pembangunan Taman Milenial dan pembangunan aula Kodim. Kedua proyek ini sempat diresmikan oleh mantan Bupati Bantul Suharsono, Selasa (16/2/2021).
Berdasarkan laman lpse.bantulkab.go.id, pembangunan aula Kodim dengan nilai pagu Rp1,7 miliar, dan mulai dibuka lelang 19 Januari 2021, hingga kini telah mencapai tahap surat penunjukan penyedia barang/jasa. Artinya setahap lagi akan ada penandatangan kontrak.
BACA JUGA : Refocusing Anggaran, Belasan Proyek di Bantul Sementara
Sedangkan pembangunan taman milenial, yang mulai dibuka 15 Januari 2021 dengan pagu Rp890 juta, saat ini telah mencapai tahap surat penunjukan penyedia barang/jasa. Artinya setahap lagi akan ada penandatangan kontrak.Sekda Bantul Helmi Jamharis yang dikonfirmasi usai rapat paripurna DPRD Bantul, Selasa (2/3) menyatakan jika proyek itu tetap jalan. “Itu jalan terus. Karena bagian prioritas untuk dipertahankan,” kata Helmi.
Terkait dengan proses pembangunan taman milenial dan aula Kodim, menurut Helmi ada perjanjian tukar guling antara Pemkab Bantul dengan pihak Kodim.
"Lokasi eks lahan Kodim akan dimanfaatkan menjadi RTH. Sedangkan Kodim butuh aula dan tempat serbaguna. Dan ini kami tanggapi, serta bisa diselesaikan bersama," kata Helmi.
BACA JUGA : Pemangkasan di Sektor Infrastruktur Jadi Opsi Refocusing
Disinggung terkait prioritas yang dimaksud, Helmi tidak bisa mengungkapkan secara jelas prioritas yang dimaksud. Namun, ia tidak menampik jika Pemkab akan berusaha agar proyek infrastruktur yang sudah masuk dalam pengadaan akan sebisa mungkin dipertahankan dan tidak dilakukan refocusing.
“Sebisa mungkin kami pertahankan. Begitu juga yang sudah ada pemenang, kami akan pertahankan,” terang Helmi.
Namun kepastian untuk mempertahankan proyek dengan skala prioritas, diakui Helmi belum tentu bisa dilakukan untuk sejumlah proyek seperti pelebaran jalan Cinomati. Proyek pelebaran jalan ini sejatinya sempat dianggarkan Rp30 miliar pada 2020, tetapi terdampak refocusing, sehingga hanya dianggarkan Rp10 miliar.
Pada APBD 2021, sebelum keluar aturan refocusing, telah dianggarkan Rp30 miliar untuk pembebasan lahan sebagai rangkaian pelebaran jalan antara Terong (Dlingo)-Wonolelo sepanjang 2.659 meter.
BACA JUGA : Angka Refocusing Anggaran Gunungkidul Tembus
“Kami memang anggarkan Rp30 miliar, tapi belum bisa tentukan [direfocusing atau tidak],” ucap Helmi.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul Isa Budi Hartomo mengatakan saat ini draft terkait dengan pos mana saja yang akan direfocusing telah disusun.
Meski enggan mengungkapkan secara detail terkait isi draft tersebut, tetapi Isa memastikan jika kebutuhan dasar dan pemulihan perekonomian tetap akan berjalan.
"Untuk itu kami komunikasikan terus. Memang masih sebatas draft. Jangan sampai refocusing mengganggu urusan wajib," kata Isa.
Menurut Isa, salah satu upaya dari Pemkab Bantul untuk menerapkan refocusing adalah dengan menerapkan kebijakan yang sempat dilakukan beberapa waktu lalu.
Di mana, pada 2020 Pemkab sempat menerapkan pengalihan satu kegiatan ke kegiatan lainnya untuk mengatasi efek dari refocusing. "Sehingga belum tentu semua [proyek infrastruktur] kita offkan," ucap Isa.
Kendati demikian, diakui Isa, jika usai adanya perintah refocusing dari pemerintah pusat ke daerah, Sekda Bantul telah mengeluarkan kebijakan menunda semua proses lelang proyek.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait dengan kebijakan refocusing. Sebab, akan ada komunikasi antara Pemkab Bantul dengan Pemerihab Pusat."Mana-mana yang harus direfocusing. Ini yang akan dikomunikasikan," kata Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP
Pilih aplikasi pemutar musik terbaik sesuai kebutuhan: Spotify dan YouTube Music untuk streaming, AIMP dan Musicolet untuk file lokal.
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2027 naik menjadi Rp240 triliun untuk 60,6 juta penerima dengan pengawasan diperkuat.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya