Update Keamanan Juli 2026 Hadir di 58 HP Xiaomi, Cek Sekarang!
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Warga Jaranan RT 06 Panggungharjo, Sewon, dibuat gempar dengan penemuan seorang bayi laki-laki, Minggu (7/3/2021) sore. Bayi yang diperkirakan berusia 10 hari itu ditemukan tergeletak di depan toko kacamata Priyo Setio Utomo.
Kapolsek Sewon, Kompol Suyanto mengatakan bayi kali pertama ditemukan oleh pemilik toko kacamata pada pukul 15.00 WIB. Saat itu Priyo melihat ada selimut bayi. Karena penasaran, Priyo lalu membukanya dan menemukan seorang bayi laki-laki yang masih hidup.
"Kemudian peristiwa itu dilaporkan ke tempat kami. Petugas dibantu bidan telah memeriksa kondisi bayi. Sementara usia bayi diperkirakan 10 hari dan dalam kondisi sehat," kata Kapolsek, Senin (8/3/2021).
Untuk saat ini, lanjut Kapolsek, bayi dititipkan di Panti Asuhan Gotong Royong, Sewon, Bantul.
"Saat ini kami terus menyelidiki terkait pelaku dan motifnya," beber Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Xiaomi rilis update keamanan Juli 2026 untuk 58 perangkat. Cek daftar HP yang kebagian update dan segera pasang untuk perlindungan data Anda!
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.