Pakar UNY: Mutu Kampus Tak Cukup Diukur dari Biaya Kuliah
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Pelaksanaan vaksinasi massal di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul, Senin (15/2/2021). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL - Pelaksanaan vaksinasi di Bantul masih jauh dari target cakupan 70 persen populasi. Kendati demikian hingga saat ini tidak ada temuan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat dari vaksinasi yang dilakukan di berbagai segmen.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo memastikan tidak ada laporan KIPI berat semenjak vaksinasi diselenggarakan di Bantul. "KIPI berat belum ada laporan, jadi tidak ada laporan KIPI berat," ujarnya pada Senin (29/3/2021).
"Alhamdulillah aman semua, semua segmen sampai dengan segmen lansia juga tidak ada laporan KIPI yang perlu dikhawatirkan. Kalau KIPI biasa seperti kelaparan, mengantuk itu biasa reaksi dari tubuh," tandasnya.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar Tradisional di Jogja Digencarkan
Soal persentase cakupan vaksinasi, Agus belum bisa menyampaikan secara rincinya. Pasalnya cakupan vaksinasi masih jauh dari populasi. "Saya belum bisa ngomong persen, karena sekarang kan mungkin baru sekitar 20.000 - 25.000 orang tervaksinasi dari kalau kita bilang populasi hampir satu juta penduduk, masih banyak," ujarnya.
Kendati masih jauh dari populasi, Agus memastikan proses vaksinasi terus berjalan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. "Pokoknya apa yang ada juga menyesuaikan alokasi vaksin dari pusat, begitu ada langsung kita lakukan vaksinasi," jelasnya.
Terkait informasi kedatangan vaksin AstraZeneca sampai hari ini Agus belum mendapat laporan tersebut. "Sampai saat ini belum terinformasikan kepada kami [soal kedatangan vaksin AstraZeneca]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.