RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Foto Ilustrasi: Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran di sekolah pada 2020 silam. /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY merencanakan untuk membuka pembelajaran tatap muka atau PTM pada 19 April mendatang
Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya mengatakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membuka PTM hari ini adalah bagi sekolah yang guru dan tenaga kependidikannya sudah selesai menjalani vaksinasi Covid-19. Sementara di DIY vaksinasi Covid-19 masih dalam proses.
BACA JUGA : SKB 4 Menteri soal Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Diteken Hari Ini
Kendati demikian khusus untuk 10 sekolah percontohan sudah siap PTM dalam waktu dekat. Sekedar diketahui Ke-10 sekolah tersebut adalah SMAN 1 Pajangan Bantul, SMAN 1 Gamping Sleman, SMKN 1 Wonosari Gunungkidul, SMKN 1 Jogja, SMAN 1 Sentolo Kulonprogo, SMAN 9 Jogja, SMAN 2 Playen Gunungkidul, SMKN 1 Pengasih Kulonprogo, SMKN 1 Bantul, dan SMKN 1 Depok Sleman.
Menurut Didik, guru dan tenaga kependidikan di 10 sekolah tersebut sudah menjalani vaksinasi tahap pertama, tinggal menjalani vaksinasi tahap kedua pada 2 April mendatang. Sebenarnya, kata dia, sudah ada lebih dari 10 sekolah yang gurunya sudah divaksin dan sudah siap menjalankan PTM di kabupaten dan kota, namun untuk tahap percontohan masih dilakukan di 10 sekolah terlebih dahulu
“Kita ajukan telaah ke Gubernur semoga dalam waktu dekat bisa tatap muka. Usulan kita tanggal 5 April untuk yang 10 sekolah [sudah bisa PTM],” kata Didik, Selasa (30/3/2021).
BACA JUGA : Mendikbud Pastikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Hari Ini, Bukan Juli 2021
Namun demikian pihaknya juga masih menunggu arahan dari Gubernur DIY. Sebab meskipun sudah divaksinasi dan sudah bisa menjalankan PTM akan tetapi ada pertimbangan lain, salah satunya untuk terbentuknya antibodi tubuh minimal 28 hari pascavaksinasi kedua. “Kalau dihitung itu paling tidak [Pembelajaran Tatap Muka] dibuka 19 April. Paling sekitar itu [antara 5 dan 19 April],” ujar Didik.
Lebih lanjut Didik mengatakan dari sekitar 16 ribuan guru sekolah menengah atas dan sederajat di DIY yang sudah menjalani vaksin sebanyak sekitar 20,61%. Data tersebut per 26 April lalu, “Mungkin sekarang sudah bertambah,” tandas Didik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat