Puluhan Juta Data Pelanggan Bocor di Jepang, AI Disorot
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Pengadilan Agama (PA) Bantul mencatat perceraian masih mendominasi angka perkara yang ditangani pada 2021.
Berdasarkan data di PA Bantul hingga akhir Maret 2021 dari 445 perkara yang ditangani PA Bantul ada 368 perkara perceraian, terdiri dari 86 cerai talak, dan 282 cerai gugat. Sedangkan dari perkara cerai ada 136 perkara yang telah diputus, yakni 111 cerai gugat dan 25 cerai talak.
Jumlah ini dinilai cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2020 ada 2.052 perkara yang ditangani, 1.159 cerai gugat dan 429 cerai talak. Sedangkan pada 2019 ada 2.018 perkara yang ditangani, 1.276 cerai gugat dan 511 cerai talak.
Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bantul, Yusma Dewi mengatakan angka perceraian pada masa pandemi di Bantul cukup tinggi. Di mana, pengajuan perceraian didominasi dari cerai gugat yang dilakukan oleh pihak perempuan.
BACA JUGA: Update Kasus Covid-19 di Bantul, Ini Datanya
"Kalau faktornya penyebabnya yang paling banyak adalah perselisihan dan pertengkaran. Selain itu juga faktor ekonomi. Apalagi saat ini pandemi, banyak yang sekarang tidak bekerja," kata Yusma, Rabu (7/4/2021).
Ketua PA Bantul Sarnidi mengatakan angka perceraian di Bantul termasuk tertinggi di DIY. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah pengajuan cerai di PA Bantul.
"Sampai Juni 2021, ada total 600 perkara yang masuk ke kami. Sekitar 80 persen di antaranya adalah perceraian. Kami tidak bisa langsung menyelesaikan semua, karena kami membatasi pendaftaran perkara maksimal 20 per hari," kata Sarnidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serangan siber di Jepang dan Korea Selatan mengancam data pelanggan, bank, dan layanan publik. AI disorot karena dapat mempercepat pencarian celah keamanan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Pakar UMY Filosa Gita Sukmono menjelaskan tantangan komunikasi Prabowo-Gibran dan pentingnya keselarasan kebijakan dengan pengalaman masyarakat.
Harga BBM 21 Oktober 2026 di Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell. Simak daftar lengkap harga bensin dan diesel per liter.
DPRD Jogja menargetkan Raperda P4GN rampung awal November untuk memperkuat peran pemuda, mengawasi obat keras, dan mencegah narkoba.